BANGKOK, BERNAS.ID – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menegaskan kiprahnya di kancah internasional.
Melalui Program Pengabdian Masyarakat yang berkolaborasi dengan Department of Economics, Chulalongkorn University, UMY menyelenggarakan kegiatan bertajuk: “Preserving Culture and Social Capital of International Students through Batik”.
Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Dr. Diah Setyawati Dewanti, S.E., M.Sc., Ph.D., Dosen Program Studi Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMY, dan didampingi oleh tim, yaitu: Prof. Dr. Endah Saptutyningsih, S.E., M.Si., Dyah Titis Kusuma Wardani, S.E., MIDEC., Ph.D., Chongrak Thongsorn.
Baca Juga : Pengabdian Masyarakat: Kolaborasi D3 Kebidanan UNS dan Puskesmas Dorong Kesejahteraan Ibu Hamil di Sangkrah
Dalam kegiatan yang berlangsung di Room 216, Faculty of Economics, Chulalongkorn University, peserta diajak mengenal batik bukan hanya sebagai produk seni, tetapi juga sebagai media pelestarian budaya dan modal sosial lintas bangsa.
Peserta yang hadir sebanyak 20 orang, terdiri dari dosen, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang datang dari lima negara berbeda: Thailand, Malaysia, Indonesia, Afrika, dan Cina.
Melalui sesi interaktif, peserta tidak hanya mendengarkan pemaparan tentang filosofi batik, tetapi juga mencoba langsung teknik membatik.
Aktivitas ini memberikan pengalaman kultural yang mempererat rasa kebersamaan, menghargai keberagaman, dan membangun modal sosial internasional.
Dr. Diah menyampaikan bahwa batik memiliki nilai yang lebih dari sekadar karya seni.
“Batik adalah jembatan budaya. Dengan mengenalkannya kepada mahasiswa internasional, kita tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga membangun jejaring sosial lintas bangsa yang berkelanjutan,” ujar Dr. Diah.
Pihak Department of Economics, Chulalongkorn University juga memberikan apresiasi atas kerja sama ini.
Baca Juga : Pengabdian Masyarakat FH Ubhara Jaya Usung Program Makan Bergizi Gratis di Bogor
Kegiatan pengabdian masyarakat lintas negara ini diharapkan mampu membuka ruang kolaborasi riset dan pengembangan akademik yang lebih luas antara UMY dan Chulalongkorn University.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen UMY dalam mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian masyarakat, di level internasional.
Kolaborasi dengan universitas peringkat QS Top 200 seperti Chulalongkorn University menjadi bukti nyata kontribusi UMY dalam membangun sinergi global melalui budaya dan pendidikan. (*/cdr)
