YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Menjadi salah satu Cabor yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2025 yang diadakan di Gunungkidul, Pengda Wushu DIY terus mendorong atlet-atlet dari setiap Kabupaten/Kota di DIY untuk mengikuti pekan olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Ketua Pengda Wushu Indonesia DIY, Ellyn Subiyanti mengatakan, keikutsertaan Wushu DIY dalam Porda XVII kali ini menambah deretan cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam pekan olahraga daerah tersebut.
“Untuk Porda XVII DIY Tahun 2025 ada 47 atlet yang akan berlaga dan ada dua cabor Wushu yang dipertandingkan, ada Taolu dan Sanda,” ujar Ellyn, Minggu, 7 September 2025.
Baca Juga : Tingkatkan Perkembangan Wushu dengan Penataran Juri Wushu Tingkat Nasional
Sebagai panitia penyelenggara, Pengda Wushu DIY berharap melalui Porda XVII kali ini kesuksesan penyelenggaraan dan kesuksesan prestasi setiap cabor dan atlet bisa tercapai bersama.
“Dengan adanya Porda juga akan menambah pengalaman bertanding para atlet, terutama atlet Wushu DIY,” terang Ellyn.
Disinggung mengenai target juara dan medali, Ellyn mengatakan akan menyerahkan sepenuhnya kepada pengurus kabupaten/kota. “Karena yang memiliki target adalah masing-masing Pengkab dan Pengkot,” imbuhnya.
Baca Juga : Ellyn Subiyanti Terpilih menjadi Ketua PDWI DIY Periode 2025-2029
Untuk cabor Wushu sendiri akan mulai dipertandingkan pada 12-14 September 2025 di GOR Sinduadi, Sleman.
Ellyn juga berharap dengan mengikuti Porda XVII DIY 2025, akan semakin banyak atlet Wushu dari DIY yang bisa membawa harum nama DIY maupun Indonesia.
“Dengan Porda nantinya akan banyak atlet-atlet Wushu DIY yang lebih baik dan dapat membawa nama baik di kancah nasional bahkan internasional,” katanya.
Sebelumnya, kontingen wushu DIY telah menorehkan prestasi gemilang pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Senior-Junior 2025.
Dalam ajang yang berlangsung di Surabaya, 29 Juni hingga 6 Juli 2025, Wushu DIY berhasil menyabet lima medali. Lima medali yang dipersembahkan oleh kontingen DIY ini meliputi dua medali emas, satu perak, dan dua perunggu.
Prestasi ini menempatkan Wushu DIY di peringkat ketiga dari 11 daerah yang berkompetisi di kategori senior secara nasional. (cdr)
