YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta bekerjasama dengan Komunitas Malam Museum menggelar acara tur Wajib Kunjung Museum, Selasa, 21 Oktober 2025. Sebanyak 40 orang anak muda diajak untuk berkunjung ke tiga museum di Kota Yogyakarta.
Kasi Sejarah dan Permuseuman Dinas Kebudayaan Kota Jogja Anna Fardiana mengatakan, tiga museum yang dikunjungi adalah Museum Tamansiswa Dewantara Kirti Griya, Museum Biologi Fakultas Biologi UGM, dan Museum Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman.
“Ada tiga museum, juga ada sedikit workshop tentang pengolahan sampah,” ujarnya.
Baca juga: Ki Hadjar Dewantara, Akankah Hanya Tinggal Kenangan?
Ia menjelaskan, materi workshop pengolahan sampah diberikan di acara ini karena masalah sampah bukan tanggung jawab pemerintah saja. Tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Sengaja kita sisipkan di Wajib Kunjung Museum ini sebagai ajakan kampanye supaya kita peduli dengan pengelolaan sampah,” ujar dia.
Erwin Djunaedi selaku founder Komunitas Malam Museum dalam kesempatan ini sempat menjelaskan sejarah dan asal-usul Kampung Bintaran dan kampung-kampung lain di Kota Yogyakarta. Lewat kunjungan ke Museum Tamansiswa Dewantara Kirti Griya dan Museum Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman, para peserta menurutnya bisa mempelajari lahirnya semangat perjuangan kemerdekaan bangsa yang tampak dalam sosok Ki Hajar Dewantara dan Jendral Sudirman.
“Jiwa-jiwa perjuangan kemerdekaan Indonesia bisa dilihat di kawasan ini,” kata dia.
Di akhir acara, peserta diajak membuat kerajinan dari sampah plastik. Peserta menyusun rangkaian lipatan bungkus minuman sachet menjadi gantungan kunci.
Selain itu digelar juga permainan seru berkelompok memperebutkan hadiah. Peserta ditantang kemampuannya terkait pengetahuan akan Yogyakarta. (den)
