Bernas.id – Sebagai orang tua tentulah kita harus pintar?pintar mengajarkan kebiasaan yang baik kepada anak?anak kita. Misal, kegiatan sederhana yang dapat membentuk suatu perilaku terhadap kesehatan anak adalah menyikat gigi. Terkadang, kita para orang tua mengalami kesulitan saat mengajarkan anak membiasakan untuk menyikat giginya terutama jika anak masih berusia batita. Namun, demi menerapkan kebiasaan yang sehat dan membentuk perilaku yang baik nantinya, harus kita lakukan. Walau terkadang kita agak memaksa anak melakukan kebiasaan tersebut. Sebetulnya, tidak baik memang saat mengajarkan anak untuk melakukan suatu kebiasaan dengan paksaan.
Lalu bagaimana caranya mengajarkan anak mau membiasakan menyikat gigi tanpa paksaan? Yuk, kita intip tips berikut:
1. Siapkan peralatan yang sesuai dengan usia anak (ramah anak) dan menarik untuk anak!
Contoh: kita dapat menyediakan sikat gigi yang berkarakter sesuai dengan keinginan anak atau warna sikat gigi yang disukai anak. Perlu diperhatikan juga untuk pasta gigi yang dipilih adalah pasta gigi yang memang khusus untuk anak-anak agar anak tidak merasa pedas pada saat sikat gigi.
2. Contohkan perilaku menyikat gigi dengan baik dan benar!
Lakukan sikat gigi bersama dengan anak. Anak yang usianya di bawah 2 tahun biasanya masih harus dibantu memegang sikat gigi. Orang tua dapat menyikat gigi terlebih dahulu lalu anak menyaksikan dan setelah itu, orang tua membantu anak menyikat giginya. Jika anak sudah dapat memegang sikat gigi sendiri maka lakukanlah kebiasaan menyikat gigi bersama anak dan orang tua.
3. Jika anak mengemut pasta gigi-nya, jangan diomeli!
Ini yang biasanya terjadi pada saat kita mengajarkan anak menyikat gigi, anak kadang mengemut pasta giginya dan orang tua mengomelinya, sebaiknya tidak, ya! Ayah/Bunda dapat katakan kepada anak:
?Ayah/Bunda sudah tahu kalau Kakak/Adik sudah pintar karena tahu bagaimana cara menyikat gigi yang benar. Seperti ini caranya? Odolnya digunakan untuk menyikat lalu dibuang dan kumur ? kumur.” (sambil dicontohkan).
4. Berikan pujian yang tulus saat anak melakukan perilaku yang diinginkan
Pujian diberikan untuk memotivasi anak agar lebih baik dan konsisten melakukan sesuatu. Pujian yang diberikan sebaiknya fokus pada perilaku anak, bukan pada pribadi anak. Contoh ; Kakak/Adik pintar ya sekarang sudah mau menyikat gigi. Ayah/Bunda bangga sama Kakak/Adik
5. Biasakan dan konsisten melakukannya
Jadikanlah perilaku menyikat gigi ini sebagai rutinas harian. Misal: menyikat gigi 2x sehari, pagi hari dan malam hari. Tips diatas dapat Ayah/Bunda terapkan, nih, untuk si kecil yang sedang belajar menyikat gigi. Kebiasaan yang baik itu memang harus kita ajarkan kepada anak sedini mungkin. Tips yang serupa juga dapat digunakan untuk membentuk kebiasaan anak dalam melakukan perilaku?perilaku lainnya lo.. Silahkan dicoba, ya?!
Happy Kids, Happy You !!!
