Bernas.id ? Ketika ingin berwisata, biasanya kita memilih tempat yang eksotis pemandangannya, mudah jangkauannya, dan juga murah akomodasinya. Pokoknya yang terkesan lebih 'wow' buat selfie ataupun video call-an. Bukan malah pergi ke tempat-tempat yang terkesan kuno dan bikin bulu kuduk merinding. Akan tetapi, tak jarang juga, wisatawan yang lebih suka piknik ke tempat yang seperti itu. Mungkin bagi mereka, tempat wisata yang memiliki aroma mistis terasa lebih menantang. Pengalaman yang didapat pun lebih terkesan.
Nah, jika kamu termasuk salah satu tipe wisatawan yang menyukai keangkeran, tak ada salahnya kamu mengunjungi Kampung Vietnam di Pulau Batam. Lokasi wisatanya memang terkesan angker dan mistis. Meskipun begitu, banyak wisatawan yang mengunjunginya. Selain letaknya yang mudah dijangkau dan murah biaya akomodasinya, tempat tersebut memiliki bangunan-bangunan kuno yang unik yang tentunya cocok untuk ber-selfie ria.
Konon, dulu ratusan ribu penduduk Vietnam mengungsi dari tanah kelahirannya karena perang di negaranya. Selama berbulan-bulan mereka mengapung di lautan, agar bisa selamat dari kecamuk perang tersebut. Kisah memilukan pun mengiringi kepergian mereka. Banyak yang mati di tengah lautan, terdampar di pulau dan mati kelaparan. Namun, banyak pula yang bertahan hingga mencapai daratan.
Ketika mereka tiba di Pulau Galang di Batam, pemerintah Indonesia membantu mereka dengan membangun sebuah perkampungan. Berikut, beberapa bangunan yang masih tersisa dan dijadikan objek wisata.
1. Tempat Ibadah
Salah satu tempat ibadah yang mencolok di tempat wisata ini adalah Vihara Quan Am tu. Ada pula tempat ibadah lainnya berupa Mushola, Gereja Katolik Nha Tho Duc Me Vo Nhiem, Gereja Protestan. Berbagai tempat peribadatan ini menunjukkan bahwa saat itu para pengungsi memeluk berbagai macam agama, namun mereka bisa hidup saling berdampingan satu sama lainnya.
2. Rumah Panggung
Rumah-rumah di Kampung Vietnam berupa barak-barak kayu. Kalau kamu pernah mengunjungi lokasi kebun sawit di Kalimantan, tentu kamu dapat membanyangkan bagaimana bentuk rumah mereka, soalnya bangunan rumah di sana tak jauh berbeda dengan yang ada di Kalimantan. Sekarang ini, rumah-rumah tersebut masih berdiri namun sudah tak terawat lagi. Pintu dan jendelanya yang sudah rusak membuat ruangan di dalamnya terlihat. Suasana di sekitar sana yang sepi menambah kesan angker pada bangunannya.
3. Hospital Galang Site II dan Penjara
Selain rumah dan tempat ibadah, ada juga rumah sakit dan penjara. Kedua bangunan ini juga sudah tak terawat lagi. Jika kamu berkunjung ke sana, kuatkan hati dan nyalimu biar nggak ketakutan.
4. Monumen Perahu
Ada beberapa perahu yang memang sengaja di pajang di sana. Perahu-perahu tersebut yang digunakan para pengungsi ketika berlayar menyelamatkan diri.
5. Pemakaman Nghia-Trang Galang
Karena wabah penyakit, para pengungsi banyak yang meninggal dunia. Ada 503 orang pengungsi yang dikuburkan di pemakaman ini.
Untuk memasuki lokasi wisata ini, tidaklah sampai membuat isi kantong mengering. Akan tetapi, lebih baik kamu membawa bekal sendiri karena di sana tidak ada restoran. Dan karena untuk menuju tempat itu harus melewati hutan, banyak monyet yang masih berkeliaran. Mereka sering bergelantungan di dahan-dahan. Namun kamu tak perlu risau, mereka tak mungkin mengganggu selama kamu masih berada di dalam mobil. Tapi, jika kamu membawa sepeda motor, itu lain lagi ceritanya. Dan bagi kamu yang pengin uji nyali, silakan datang ke sana saat malam hari.
Selamat berkunjung! Wonderfull Kepri.
