JAKARTA, Bernas.id ? Partai Golongan Karya (Golkar) menargetkan keterwakilan perempuan di parlemen pada pemilu legislatif (pileg) 2019 sesuai kuota. Meski demikian, Golkar tidak asal-asalan memilih dan memasang caleg perempuan. Mereka adalah orang-orang yang teruji.
“Saat ini perempuan Golkar perlu segera mempersiapkan Daftar Calon Sementara untuk mengikuti Pemilu 2019. Tentu bukan nama-nama sembarangan untuk sekedar memenuhi kuota, tapi memang kader yang sudah teruji rekam jejaknya,” terang Hetifah Sjaifudian selaku Ketua Umum Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), dalam keterangannya, Selasa (23/1/18).
Hetifah menjelaskan pemenuhan kuota caleg perempuan di partai berlambang pohon beringin itu merupakan target yang dibuat oleh Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Harapannya, pada Pemilu 2019 nanti diusahakan kursi Golkar bagi perempuan di DPR makin bertambah.
“Diharapkan di tahun 2019 nanti jumlah perempuan di FPG (Fraksi Partai Golkar) DPR RI bisa bertambah dari 18 menjadi 30 orang,” imbuhnya.
Perempuan yang duduk di Komisi II DPR RI itu menambahkan Partai Golkar akan sungguh-sungguh mewujudkan politik bersih dan demokratis
“Bagi kader perempuan yang sudah duduk di legislatif, baik di DPR maupun DPRD, kami akan mempertegas sikap politik dan keberpihakan kami pada nasib kaum perempuan, anak-anak, remaja, serta kaum marjinal melalui kebijakan yang kami rumuskan,” tegasnya.
