Bernas.id – D'Topeng Kingdom Foundation menggelar workshop gratis inovasi cara mengajar sejarah memanfaatkan aplikasi teknologi, Senin (3/12/2018) kepada para 200 pengajar di Yogyakarta, bertempat di Jogja Expo Center (JEC).
“Pelajaran sejarah seringkali menjadi pelajaran membosankan bagi siswa siswi di sekolahan, bukan karena membahas masa lalu yang sudah terjadi, melainkan lebih kepada kurangnya inovasi penyampaian bahan ajar bagi para siswa siswi tersebut,” ujar Founder d'Topeng Kingdom Foundation, Elly T Halsamer disela-sela kegiatan.
Padahal, Museum sebagai media sumber informasi kebudayaan dan sejarah melalui koleksi benda maupun non benda. “Seharusnya museum bisa menjadi wahana bagi para pengajar untuk bisa lebih menyampaikan informasi bahan ajar kepada para murid,” katanya.
Untuk itu, d'Topeng Kingdom Foundation sebagai penyelenggara dari beberapa museum di Indonesia berupaya menepis kelemahan yang dimiliki oleh museum di Indonesia ini, dan ternyata berhasil. “Pemanfaatan teknologi yang dilakukan oleh d'Topeng Kindom Foundation dalam penyampaian koleksi yang dimilikinya ternyata bisa menjadi daya pikat sehingga pengunjung tak lagi enggan melakukan kunjungan ke museum yanh dikelola d'Topeng Kingdom Foundation,” tambah Elly.
Keterlibatan d'Topeng Kingdom Foundation dalam gelaran di Yogyakarta kali ini, jelas Elly berhubungan dengan akan dibukanya Museum Terbaru dari D?Topeng Kingdom Foundation, yaitu History of Java museum yang berlokasi di JI Parangtritis KM 5,5 Sewon Bantul.
“History of Java Museum ini adalah museum berbasis IT dengan kelengkapan fasilitas yang komprehensif baik untuk kelola display koleksi maupun sarana pendukung Iainnya. History of Java Museum akan dilengkapi dengan Augmented Reality pada Board Edukasinya juga menyediakan kampong selfie Mataraman dan juga berfasilitas Theater den 40 theatre,” jelasnya.
Diharapkan dengan workshop yang difasilitatori team IT D?Topeng Kingdom Foundation ini. Nantinya pemberian informasi bahan ajar bagi siswa bisa lebih menarik sehingga apa yang diberikan bisa diserap pula dengan lebih baik. (mar)
