YOGYA, BERNAS.ID – Young Entrepreneurs Boot Camp 2019 Yogyakarta dan Jawa Tengah telah sukses digelar oleh UNESCO bekerjasama dengan Citi Indonesia, pada Januari 2019. Acara penutupan di Hotel Pandanaran Yogyakarta, Rabu (30/1/2019).
Sebanyak 200 entrepreneur muda dari Yogyakarta, Klaten, Sleman dan Magelang, dilibatkan dalam acara yang digelar dalam beberapa angkatan tersebut. Sembilan sektor kreatif dikembangkan oleh para peserta, termasuk fashion, handicraft, kuliner, turisme, audio-visual, fine arts, interior design, arsitektur, advertising, dan game development.
Kepala Unit Budaya UNESCO Jakarta Moe Chiba menerangkan acara ini penting untuk memberikan sentuhan pendampingan bagi masyarakat di sekitar warisan dunia seperti Prambanan dan Borobudur. Sehingga mereka bisa membuat usaha yang akhirnya bisa menyejahterakan masyarakat.
“Kita sudah melakukan inisiasi di sekitar warisan budaya sejak 2016, menggerakkan anak muda untuk membuat bisnis yang akhirnya bisa ikut melestarikan budaya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sasaran utama program adalah bagaimana anak muda mengasah dan mengembangkan kemampuan wirausahanya. Selain itu adalah agar anak muda meningkatkan minat pelestarian kepada budaya.
“Ini adalah acara penutupan, tetapi bukan penutupan dari proyek. Sesudah bootcamp kita masih ada banyak kegiatan, diantaranya adalah pendampingan online selama tiga bulan,” ujarnya. (den)
