BERNAS.ID – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendapat aduan dari orang tua siswa di Jakarta. Anak-anak mulai stres karena mendapat tugas dari para guru selama program belajar dari rumah (home learning). Kebijakan home learning sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).
?Kemungkinan besar para guru memahami home learning adalah dengan memberikan tugas-tugas secara online, dan pengumpulannya pun online. Alhasil para siswa dan orang tua mengeluh,? ungkap Komisioner KPAI, Retno Listyarti, dalam siaran tertulisnya, Rabu, 18 Maret 2020.
Baru beberapa hari berlangsung belajar di rumah, ternyata tugas yang dikerjakan anak-anak tidaklah sedikit. Tugas jadi menumpuk dan anak-anak jadi kelelahan. Padahal, belajar dari rumah sesungguh memberikan aktivitas belajar rutin kepada siswa supaya terbiasa belajar dan menjaga keteraturan.
KPAI pun menyayangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta dinas pendidikan yang tidak memberikan edukasi terlebih dahulu kepada pihak sekolah dan guru terkait kebijakan belajar di rumah selama 14 hari. Mestinya ada petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan bagaimana belajar di rumah dengan metode daring. Sehingga tugasnya terukur da tidak membuat siswa malah kelelahan.
Soal metode pembelajaran daring ini memang menuai pro dan kontra. Guru pun juga kebingungan karena sebenarnya ada yang harus praktek tapi siswanya libur. Keputusan belajar dari rumah pun memang mendadak sehingga tidak ada persiapan. Meski siswa libur guru pun tetap masuk sekolah. Begini tanggapan pro dan kontra terkait home learning. Berikut komentar netizen di Twitter yang dihimpun Bernas.Id, Kamis (19/3/2020):
“@KPAI_official ibu saya guru, ibu saya YANG STRESS MIKIRIN SOLUSI BUAT DAPET NILAI HARIAN. Ibu saya bukan orang yg canggih teknologi, tapi ibu saya berusaha buat ttp menjalankan tugasnya. Kalau kasi pernyataan jangan seenaknya aja dong,” cuit @MoraNurina
“KPAI ki nopo meneh sih, resek amat. Banyak tugas ya itu kudu, ga reti po modelan anak2mu jaman now?tiktokan wae, sosmedan wae,” kicau @HuChun_Mei
“#GaraGaraCorona gw lebih banyak ngabisin waktu untuk menghibur diri. Tapi tugas juga menggunung tinggi,” tulis @bukanisol. (mta)
