Bernas.id – Prinsip Manajemen waktu merupakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan produktivitas waktu. Prinsip utama dari pengelolaan waktu secara efektif adalah pembagian waktu yang efektif untuk kegiatan-kegiatan yang meliputi: waktu untuk belajar, waktu untuk bekerja dan kegiatan sosial maupun waktu bagi diri sendiri untuk bersantai. Pengaturan waktu yang efektif merupakan hal mendasar untuk lingkup berbagai wilayah kehidupan. Kiat utama untuk mengelola waktu adalah kombinasi dari fleksibilitas dan disiplin.
Program Sarjana Manajemen di UNMAHA mempersiapkan Anda menjadi pemimpin bisnis yang handal. Anda akan mempelajari manajemen sumber daya manusia, keuangan, dan operasional untuk memastikan bisnis dapat berkembang dan bersaing di pasar global.
Yuk pelajari 9 prinsip manajemen waktu yang perlu Anda ketahui:
1. Tujuan adalah kunci utama, gambarkan hasil akhir dengan jelas
Mengatur waktu tanpa memilik rencana dan tujuan justru adalah penghamburan waktu. Begin with the end of things, mulai segalanya dari akhir. Pikirkan apa hasil akhir yang akan Anda raih dan alami.
Jangan biarkan waktu berlalu tanpa arah yang jelas. Menentukan tujuan sejak awal akan membuka jalan menuju masa depan yang lebih terarah dan penuh peluang. Bagi yang berencana melanjutkan pendidikan, kini saatnya mengambil langkah konkret. Raih masa depan dengan mendaftar di UNMAHA. Hubungi langsung melalui WhatsApp di nomor resmi UNMAHA untuk mendapatkan respons cepat serta informasi akurat. Universitas Mahakarya Asia juga telah membuka kesempatan bagi Anda yang ingin mendapat beasiswa berupa gratis pembayaran SPP kuliah.
2. Be Flexible, Please
Jadilah fleksibel. Hidup ini bukanlah seperti matematika, di mana 1 + 1 = 2. Namun terkadang mengharuskan kita menyiapkan plan A, plan B, bahkan sampai Z! Tak usah terpaku pada to-do list yang Anda buat hari ini. Bersikaplah fleksibel dan buat diri Anda dihormati dengan memberikan waktu untuk menghormati orang lain.
3. Selamatkan Waktu dengan Prioritas
Jika Anda memiliki to-do list 10 kegiatan yang ingin dilaksanakan, jangan memaksakan semua sehingga kehidupan Anda menjadi kaku. Ambil 3 kegiatan terpenting, di mana selanjutnya adalah optional. Atau 20% kegiatan terpenting dari target Anda hari ini, maka dijamin Anda sudah menyelesaikan 80% dari semuanya, setidaknya untuk mendekati cita-cita Anda. Apa jadinya bila tugas A ditinggalkan, sementara Anda fokus ke tugas C? Di dunia pengembangan diri, dikenal dengan prinsip pareto, hidup menjadi lebih efektif, efisien, dan seimbang.
4. Fokus dalam Satu Waktu
Ketika memutuskan untuk mengerjakan suatu hal penting, maka hindari semua gangguan. Fokus! Matikan handphone, telepon, atau apapun itu yang mengganggu konsentrasi Anda. Dan jangan mengerjakan pekerjaan lain sebelum tuntas (kecuali kalau memang jangka panjang).
5. Refreshing; Penghematan Jangka Panjang
Jangan memaksa diri Anda untuk terus-menerus mengerjakan tugas. Jangan menganut prinsip bahwa manusia seperti balon tiup yang suatu saat bisa ‘pecah’ saat stres. Namun semua yang tidak seimbang pasti tidak baik. Kalau Anda berpendapat refreshing itu membuang waktu, maka ketika Anda stres berat dan merasa jenuh, maka waktu yang Anda buang menjadi lebih banyak lagi.
6. Prinsip Multitasking
Gambaran mudahnya adalah isilah waktu Anda ketika menunggu, menyetir, dalam perjalanan, atau bahkan ketika memenuhi ‘call of nature’, dengan membaca buku, mendengar kaset ceramah, khotbah, motivasi, atau tips pengembangan diri. Maka waktu Anda akan lebih berarti dibandingkan hanya menunggu tanpa melakukan apapun.
Dalam dunia kerja yang terus berkembang, kompetensi dan pengakuan profesional menjadi faktor utama dalam meraih kesuksesan karier. Tidak cukup hanya memiliki pengalaman, tetapi juga penting untuk memiliki sertifikasi yang membuktikan keahlian dan kapasitas di bidang tertentu. Sertifikasi Manajer Pelatihan dan Pengembangan SDM dari UNMAHA, yang telah diakui oleh BNSP, adalah langkah strategis bagi siapa pun yang ingin meningkatkan kredibilitas dan daya saing di industri.
7. Maintenance Balance – Seimbangkan Semuanya!
Ini adalah salah satu prinsip terpenting. Bahwa semua yang berjalan tidak seimbang tidak baik. Apa jadinya bila di dunia ini hanya ada siang? Kalau Anda hanya mementingkan karir dengan mengabaikan keluarga, itu tidak ada artinya.
8. Dare to be Assertive; Berani untuk Bilang ‘Tidak’
Ini adalah selera Anda untuk mengatur kapan harus bilang ya, dan kapan harus bilang tidak. Intinya adalah dengan mengatakan tidak pada hal yang tidak urgent dan tidak penting, Anda bisa mengalokasikan waktu untuk kegiatan lain agar lebih seimbang dan tidak membuang waktu Anda.
9. Do it Now! Jangan menunda-nunda
Inilah prinsip terakhir yang juga paling penting. Aspek action dari segala planning yang akan mewujudkan cita-cita Anda. Lakukan semua yang telah Anda rencanakan, selesaikan tugas yang terdata di to-do list Anda. Manfaatkan waktu luang, dan hindari menunda-nunda pekerjaan, sebelum pekerjaan Anda menumpuk dan membuat Anda bingung sendiri.
Orang yang mampu mengelola waktunya berarti ia mampu mengelola setelah dari aktivitasnya. Kemampuan ini perlu dipelajari karena kedisisplinan dan fleksibilitas di dalamnya sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama dalam dunia pekerjaan dan pergaulan. Kemampuan mengelola waktu dapat menjadi personal branding tersendiri.
Di sisi lain, manajemen waktu juga dapat memupuk keahlian mengelola keuangan diri sendiri untuk berinvestasi. Investasi yang terus naik nilainya ada di properti. Contohnya adalah rumah desain 2 lantai Jogja yang menarik untuk dijadikan aset investasi masa depan. Ditambah lagi, Jogja sebagai destinasi wisata menjadi daya tarik tersendiri untuk Anda miliki.***5
