YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta kembali mengingatkan potensi penularan kasus di keluarga dan kantor atau tempat kerja yang masih harus tetap diwaspadai. Pasalnya kejadian semacam itu masih terus muncul di Kota Jogja.
?Kami mendapat catatan adanya kasus penularan dalam satu kerabat yang bekerja di sebuah toko kelontong di Yogyakarta. Tentunya, kasus ini kembali menjadi sebuah pembelajaran bahwa potensi penularan dari keluarga dan kantor atau tempat kerja masih saja ada,? kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Selasa (19/1/2021).
Heroe menerangkan, dalam kasus satu kerabat tersebut, tercatat 39 anggota keluarga dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 dari total 54 anggota keluarga yang tersebar di delapan rumah berbeda.
?Dari kasus tersebut, dua pasien dinyatakan meninggal dunia,? ungkapnya.
Walau demikian, menurut Heroe sebagian besar pasien yang terkonfirmasi positif bakal selesai menjalani proses isolasi pada hari ini. Dan seluruhnya akan selesai diisolasi pada Jumat (22/1/2021) mendatang.
?Penerapan protokol kesehatan di keluarga dan saat bekerja di luar rumah menjadi sangat penting dilakukan karena potensi penularan di keluarga juga sangat tinggi. Terkadang saat bertemu dengan keluarga justru mengabaikan protokol kesehatan,? katanya.
Pihaknya berharap dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat serta pengetatan kegiatan masyarakat, akan mampu menurunkan angka penularan COVID-19.
?Dalam delapan hari terakhir, jumlah temuan kasus COVID-19 di Yogyakarta menunjukkan kecenderungan turun. Mudah-mudahan akan terus turun dan tidak lagi terjadi fluktuasi temuan kasus,? katanya sambil menambahkan bahwa Pemkot Yogyakarta kini juga mengupayakan tambahan tempat tidur ICU untuk penanganan pasien COVID-19 yang kritis di RS Jogja dan RS Pratama. (den)
