SLEMAN, BERNAS.ID – Pemerintah sedang menggalakkan program vaksinasi untuk mengejar komunal 70 persen dari penduduk Indonesia sebanyak 181 juta penduduk. Vaksinasi Covid-19 telah diberikan secara bertahap ke masyarakat Indonesia sejak bulan Januari 2021 lalu.
Saat ini, vaksinasi Covid-19 memasuki tahap kedua untuk pelayan publik dan lansia. Adakah hal khusus yang harus dilakukan sebelum vaksinasi?
Pakar Virologi dan Imunologi dari UGM, dr Mohamad Saifudin Hakim, MSc, PhD mengatakan tidak adanya persiapan khusus menjelang vaksinasi Covid-19.
“Tidak ada persiapan spesifik yang mesti dilakukan dari sisi medis, misalnya harus konsumsi makanan, minuman, atau obat tertentu,” terangnya, Rabu (9/3/2021).
Namun, sebelum menjalani vaksinasi, masyarakat wajib memperhatikan sejumlah hal agar mendapatkan hasil optimal dengan menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Untuk itu, sebelum vaksin, kita harus mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang.
“Istrahat yang cukup dan hindari kegiatan berat. Hindari kelelahan tubuh agar menerima vaksin kondisi tubuh dalam keadaan prima,” tuturnya.
Perlukah Mengonsumsi Obat Pereda Rasa Nyeri?
Mohamad mengatakan tidak perlu meminum obat pereda nyeri karena tidak disarankan. Ia mengatakan injeksi vaksin hanya akan menimbulkan nyeri yang ringan. Nanti, obat pereda nyeri akan diberikan atas perintah dokter berdasarkan kondisi tertentu.
Untuk obat anti alergi, Mohamad juga tidak menyarankan dikonsumsi menjelang vaksinasi. Alasannya, sebelum divaksin petugas kesehatan akan melakukan skrining riwayat kesehatan, termasuk alergi. Jika ditemukan riwayat alergi berat terhadap komponen vaksin, tidak akan diijinkan untuk vaksinasi Covid-19.
Ia pun mengimbau untuk tetap patuh menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, memghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. (jat)
