SLEMAN, BERNAS.ID – Kelurahan Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mendapat kunjungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro penanganan pandemi Covid-19.
Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Yusharto Huntoyungo mengatakan, tujuan kunjungannya untuk memastikan Kelurahan Condongcatur sudah membentuk posko dan menerapkan ketentuan yang berkaitan dengan PPKM level mikro di tingkat kalurahan. Kedatangannya juga mengecek kebenaran data terkait Kelurahan Condongcatur di tingkat nasional, seperti yang dilaporkan tim pemantau PPKM dan posko desa Kemendagri.
?Semua terlibat aktif, mulai dari PKK, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas sampai dengan posko dari puskesmas dan posyandu yang berada di level kalurahan,? ujarnya usai pemantauan, Jumat (26/3/2021).
Ia pun mengapresiasi keterlibatan semua pihak jajaran Pemkab Sleman untuk menciptakan suasana yang lebih kondusif sehingga tidak ada lagi RT yang berkategori zona merah dan orange. ?Kami berharap dengan pemberlakuan PPKM, mudah-mudahan tidak ada lagi yang berzona kuning tapi menjadi hijau,? katanya.
Berdasarkan data terakhir, Jumat (26/3/2021) di Kalurahan Condongcatur tercatat ada 752 kasus Covid-19. Rinciannya, 15 orang meninggal dunia, 683 orang sembuh, dan 54 orang masih menjalani perawatan.
Lurah Condongcatur, Depok, Reno Candra Sangaji tak memungkiri masih ada penularan meski angka kasus Covid-19 di Condongcatur terus menurun. Ia pun bersama jajaran langsung bertindak cepat jika ditemukan kasus positif Covid-19 di wilayahnya.
?Misal, malam ini ada laporan kejadian, besok pagi sudah dilakukan tindakan, seperti penyemprotan disinfektan dan keluarganya diberikan jadup,? ujarnya.
Selama PTKM mikro, Reno meminta Satgas COVID-19 di tingkat RT untuk terus melakukan pengawasan dan pendataan terkait keluar masuknya warga setempat agar ketika ada yang terkonfirmasi Covid-19, alurnya bisa diketahui saat tracing. Ia pun sudah mulai melakukan antisipasi dengan dibukanya perkuliahan secara tatap muka karena diperkirakan akan ada 30.000 mahasiswa datang ke Condongcatur.
Ia mengatakan ada 213 RT di Condongcatur. 30 persen masuk zona kuning dan sisanya zona hijau. Ia mengatakan tidak ada zona merah dan orange. ?Condongcatur saat ini masuk zona kuning. Untuk itu akan menguatakan ketahanan di tingkat RT,? katanya. (jat)
