HarianBernas.com – Mungkin Anda saat ini masih menggunakan kalkulator dan jam tangan Casio. Siapakah pendiri kalkulator dan jam tangan populer tersebut? Bagaimana kisah suksesnya?
Tadao Cashio lahir pada tahun 1917 di Nangoku City, Jepang. Idenya untuk membuat produk casio terinspirasi saat ia mendatangi sebuah pameran bisnis di Ginza, Jepang dan ia melihat kalkulator elektronik.
Ia kemudian terinspirasi untuk bereksperimen membuat kalkulator sendiri dengan dibantu saudaranya. Setelah merasa puas dengan produk kalkulator buatannya sendiri, Tadao Casio kemudian mulai memikirkan sebuah produk baru selain kalkulator. Ia mencoba untuk membuat jam tangan.
Pada tahun 1974, jam tangan Casio mulai diluncurkan pertama kali. Jam tangan Casio berhasil masuk pasar arloji ketika industri arloji baru saja menemukan teknologi jam digital.
Tadao meyakini, jika arloji Casio akan memimpin market industry jam. Pada tahun yang sama dengan peluncuran jam tangan Casio yang pertama, Tadao Casio meluncurkan produk jam tangan lainnya. Jam tangan tersebut bernama Casiotron yang merupakan jam tangan digital pertama di dunia dengan disertai kalender otomatis.
Tadao Casio menjadi orang pertama yang merancang dan memproduksi sebuah jam yang dapat memberikan pemiliknya pengalaman dalam menggunakan jam tangan dengan beberapa detail yang menarik. Salah satu jam tersebut bisa menampilkan waktu banyak zona waktu. Ia kemudian kembali membuat arloji terbaru Casio denga nama G-Shock.
Arloji tersebut dibuat benar-benar tangguh dan dilahirkan dari mimpi beberapa insinyur Casio. Arloji tersebut bahkan pernah menjadi sangat populer di Indonesia terutama dikalangan anak sekolah.
Tadao Casio meninggal pada tanggal 4 Maret 1993, namun dengan meninggalnya Tadao Casio tak membuat perusahaannya berhenti memroduksi kalkulator dan jam tangan. Hingga kini perusahaan Casio masih dikenal sebagai perusahaan jam tangan dan kalkulator terkemuka dan terkenal di dunia.