Seni rupa merupakan cabang seni yang diungkapkan dan diciptakan secara visual dan dapat pula dirasakan mengunakan indra peraban. Kolase, Montase, dan Mozaik merupakan salah satu hasil seni rupa yang dibuat dengan cara menempel.
Kolase, Montase dan Mozaik merupakan hasil karya yang merupakan perpaduan dari beberapa seni rupa yaitu seni kriya, seni gambar dan seni dekorasi. Sama-sama dibuat denga teknik tempel ketiga hasil seni tersebut terkadang disamakan.
Merupakan bagian dari seni rupa dua dimensi, Kolase, Montase, dan Mozaik memiliki perbedaan. Sering disalah artikan oleh beberapa orang, berikut beberapa karakteristik dari ketiga seni tersebut.
Kolase
Cara membuat kolase (foto: ngertiaja)
Kolase merupakan sebuah karya seni yang terbuat dari berbagai material yang berbeda-beda kemudian disatukan menjadi suatu gambar yang unik. Material tersebut dapat berasal dari kertas koran, biji-bijian, dan kain.
Teknik yang digunakan adalah diawalai dengan membuat lukisan tangan kemudian diaplikasikan kembali dengan berbagai material yang dapat menyatu dengan karya tersebut. Untuk membuat hasil karya seni rupa ini, seniman harus mampu memiliki,mencari dan menemukan bahan yang cocok.
Menurut fungsinnya Kolase dibedakan menjadi dua yaitu fine art dan applied art. Seni murni (fine art) adalah hasil karya yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan artistik. Sehingga yang ditonjolkan adalah kebebasan berekspresi dan memunculkan citarasa sendiri. Sedangkan seni terapan (applied art) adalah karya seni yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan praktis atau dekoratif.
Baca juga: Tak Hanya Buat Hidup Lebih Indah, Seni Dapat Tangkal Radikalisme
Montase
Pengertian montase (foto: waheedbaly)
Montase adalah suatu hasil karya yang terdiri dari potongan beberapa gambar kemudian ditempel secara bersamaan untuk membentuk gambar atau makna baru. Potongan gambar tersebut dapat berasal dari koran bekas,majalah bekas, buku bekas maupun pamflet. Tidak boleh asal tempel, Montase biasannya terbuat dari beberapa jenis kumpulan gambar yang memiliki tema yang sama kemudian disatukan menjadi gambar baru.
Bukanlah karya seni biasa, Montase memiliki fungsi yang menarik untuk disimak :
- Dapat digunakan sebagai dekorasi rumah (fungsi praktis).
- Dapat mengembangkan pikiran,daya serap, emosi,estetika, dan kreativitas pembuatnnya. (fungsi Edukatif)
- Dapat mumbuat ekspresi terpancar dari pengunaan bahan dan tekstur yang tidak sama (fungsi ekspresi)
- Dapat meciptakan kesenangan dan kepuasan saat membuat hasil karya ini (fungsi psikologis).
- Dapat menciptakan hasil karya guna memperoleh penghasilan (fungsi sosial)
Mosaik
Kilau mozaik kaca dari botol bekas (greeners.co)
Mosaik merupakan hasil karya yang terdiri dari kepingan-kepingan material sejenis seperti gelas, keramik atau logam yang memiliki ukuran yang sama. Yang menjadi keunikan tersendiri dari mosaik adalah susunan kepingannya yang menampilkan perubahan warna. Dari perubahan warna inilah akan menciptakan suatu bentuk yang menjadi satu kesatuan pola.
Hasil karya berbentuk Mozaik dapat ditemukan pada lantai , dinding, piring, guci dan masih banyak lagi. Mengunakan material yang terdiri dari kepingan bahan , Mozaik dapat dibuat dengan memanfaatkan batu alam, biji-bijian, daun-daun kering, pecahan kaca maupun potongan berbagai keramik.
Baca juga: Seni Rupa Berikan Dampak Positif Pada Perkembangan Tumbuh Anak
Perbedaan Kolase, Montase, dan Mosaik
Jika dilihat dari teknik pembuatannya ketiga hasil karya seni ini sama-sama mengunakan teknik menempel dan memanfaatkan potongan material namun perbedaannya adalah dari jenis bahan yang digunakan.
- Kolase mengunakan satu jenis bahan saja.
- Montase terdiri dari satu bahan namun berasal dari banyak gambar dan hasil akhirnya menjadi satu tema.
- Mozaik berasal dari kepingan bahan kecil disusun untuk membentuk satu tema tertentu.
