Bernas.id – Perusahaan atau lembaga membutuhkan peran akuntansi pemeriksaan (auditing) untuk menilai akuntabilitas keuangan yang dimilikinya secara objektif. Setiap aktivitas operasional harus melalui pemeriksaan untuk menilai efektivitas alokasi dana yang digunakan.
Berbicara audit accounting, barangkali istilah akuntansi yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi civitas akademik, khususnya bidang ekonomi atau perusahaan yang memakainya untuk keperluan pencatatan siklus keuangan. Proses akuntansi sendiri biasanya terdiri dari proses identifikasi, pencatatan, klasifikasi, pengelolaan, dan juga penyajian data dalam bentuk kuantitatif.
Hal tersebut nantinya sangat berguna bagi perusahaan untuk memutuskan terkait kebijakan yang ada di perusahaan. Berikut ini akan dibahas mengenai bidang akuntansi pemeriksaan secara menyeluruh.
Baca juga: Inilah 10 Jenis Ilmu Akuntansi yang Ada di Perusahaan
Pengertian Akuntansi Pemeriksaan

Akuntansi pemeriksaan biasa dikenal dengan istilah auditing yang mempunyai tugas untuk melakukan pemeriksaan terkait hasil yang ada dalam laporan keuangan di perusahaan. Selain itu, seorang akuntan dalam auditing ini juga harus mengumpulkan bukti-bukti terkait kegiatan operasional ekonomi yang dilakukan oleh perusahaan, baik berupa data fisik ataupun non-fisik yang sesuai dengan kriteria.
Untuk meningkatkan kompetensi dalam manajemen sumber daya manusia, pertimbangkan untuk mengikuti Sertifikasi Manajemen SDM. Sertifikasi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman Anda tentang pengelolaan SDM yang efektif dalam organisasi.
Menurut Sukrisno Agoes, akuntansi pemeriksaan ini merupakan suatu pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak independen atau akuntan secara sistematis dan kritis terhadap laporan keuangan yang dibuat oleh manajemen perusahaan, baik itu catatannya ataupun bukti pendukungnya.
Sementara itu, menurut O Ray dan Kurt Pann juga menyatakan bahwa akuntansi auditing ini merupakan suatu pemeriksaan terkait laporan keuangan perusahaan yang dilakukan oleh seorang akuntan publik yang independen.
Selain itu, Investopedia juga menjelaskan bahwa akuntansi pemeriksaan adalah proses verifikasi yang dilakukan oleh akuntan pemeriksaan (auditor) terhadap laporan keuangan tahunan dari akuntan internal perusahaan atau lembaga. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa penyusunannya sesuai prinsip akuntansi umum yang berlaku.
Baca juga: Dasar- dasar Akuntansi dan Pentingnya Akuntansi dalam Perusahaan
Tujuan Akuntansi Pemeriksaan

Tujuan utama dari akuntansi ini adalah untuk memastikan bahwa penyusunan laporan keuangan yang disiapkan oleh akuntan perusahaan telah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku.
Selain itu, tujuan akuntansi auditing secara lebih spesifik adalah sebagai berikut :
1. Kelengkapan (Completeness)
Tujuan dari akuntansi yang satu ini memiliki makna kelengkapan yang artinya akuntansi ini meyakinkan seluruh transaksi yang ada, baik yang sudah dicatat ataupun yang masih dalam bentuk jurnal dengan tetap dapat dipertanggungjawabkan secara nyata.
2. Akurasi (Accurancy)
Akurasi dalam akuntansi audinting merupakan ketepatan dari pencatatan dan penyusunan laporan keuangan berbasis data transaksi perusahaan serta saldo yang ada sudah tercatat dengan jumlah yang sesuai.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Akuntansi Perbankan Konvensional dan Syariah
3. Apa Adanya (Existence)
Tujuan akuntansi pemeriksaan ini bermakna eksistensi yang mana akuntan pemeriksaan berusaha untuk memeriksa dan memastikan bahwa seluruh catatan keuangan ataupun kegiatan yang sudah berlangsung tercatat dengan benar. Sehingga nantinya data-data tersebut tereksistensi dan benar adanya terjadi tanpa ada kebohongan.
4. Penilaian (Evaluation)
Akuntansi auditing memiliki tujuan untuk melakukan memberikan evaluasi terkait seluruh prinsip akuntansi yang ada di semua kalangan serta sudah ditetapkan dengan tepat dan sesuai.
5. Penjelasan (Clarification)
Akuntansi ini bertujuan untuk klarifikasi terhadap seluruh transaksi kegiatan operasional perusahaan yang ada dalam jurnal klasifikasinya. Jika memang terklarifikasi, maka secara otomatis perhitungan saldo akhir akan terklasifikasi dengan benar dan sesuai.
Baca juga: Mengenal Pengertian dan Ruang Lingkup Akuntansi Sektor Publik di Indonesia
6. Cut Off
Istilah ini berarti pisah batas yang mana aktivitas akuntansi auditing mencakup pencatatan dengan waktu yang tepat dan akurat seluruh transaksi beserta bukti yang ada. Hasil jurnalnya pun bisa jadi terdapat kesalahan dan harus ada pemeriksaan ulang yang harus dipisahkan.
7. Penyingkapan (Disclosure)
Audit accounting memiliki tujuan untuk mengungkapkan jumlah saldo yang ada beserta persyaratannya yang disediakan dalam bentuk laporan keuangan. Laporan tersebut juga harus dapat dipertanggungjawabkan dengan jelas dan pasti.
Baca juga: Inilah Pengertian Akuntansi Pajak, Fungsi, Prinsip, Jenis-Jenis, dan Aturan Sanksinya
Manfaat Akuntansi Pemeriksaan Pada Perusahaan

Manfaat dari akuntansi pemeriksaan tidak sebatas untuk kepentingan perusahaan secara khusus saja. Lebih dari itu, pelaksanaan pemeriksaan melalui akuntan pemeriksaan juga bermanfaat bagi pihak ekstranal perusahaan.
Kedua manfaat akuntansi pemeriksaan dapat dijelaskan secara lengkap berikut ini :
1. Manfaat Akuntansi Pemeriksaan Bagi Pihak Internal
- Dapat mencegah dan menemukan kecurangan oleh pihak yang diaudit di perusahaan.
- Memberikan evaluasi terhadap tujuan, kebijakan, peraturan, dan struktur organiasi yang ada sebelumnya.
- Memberikan dasar atas asersi (pernyataan manajemen terhadap laporan keuangan) agar lebih dipercaya dan lebih aktual.
- Menambahkan integritas atau menghubungkan seluruh laporan keuangan yang ada.
- Secara tidak langsung membuat investor agar memberikan pembiayan terkait kegiatan operasional di perusahaan.
- Mempersiapkan terkait jika ada kesalahan terhadap penyimpangan laporan keuangan di dalamnya.
Dalam dunia prifesionalitas, Anda bisa Optimalkan bisnis dengan AI Powered SEO. Strategi ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan peringkat situs web Anda di mesin pencari, sehingga dapat menjangkau lebih banyak audiens.
Baca juga: Akuntansi Biaya: Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis, dan Penerapannya di Perusahaan
2. Manfaat Akuntansi Pemeriksaan Bagi Pihak Eksternal
- Memberikan dasar atas asersi yang aktual di dalam perusahaan untuk klaim asuransi yang sudah terjadi karena faktor tertentu.
- Memberikan asersi agar dapat meyakinkan kreditur dengan memberikan pinjaman tanpa adanya kecurangan.
- Membuat suatu asersi yang independen kepada konsumen, reseller, ataupun distributor, serta marketing.
- Akuntasi pemeriksaan dapat memberikan keyakinan kepada serikat buruh atas dasar asersi yang mana dapat menyelesaikan sengketa pemberian upah, tunjangan, PPh, pemotongan upah, dan tanggungan asuransi.
Di era digital, selain akuntansi strategi penjualan yang efektif juga sangat penting. Anda bisa mempelajari bagaimana Omnichannel Sales Growth dapat membantu meningkatkan pertumbuhan penjualan Anda dengan memanfaatkan teknologi AI.
Baca juga: Apa Itu Akuntansi Keuangan? Inilah Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Standarisasinya
Kegiatan Akuntansi Pemeriksaan Pada Perusahaan

Penerapan akuntansi pemeriksaan oleh para profesional yang independen terbagi menjadi beberapa aktivitas. Di antara aktivitas pemeriksaan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Akuntansi Pemeriksaan Operasional
Dalam hal ini, pemeriksaan operasionalnya berupa prosedur dan metode perusahaan yang memiliki tujuan untuk menilai keefektifan dalam perusahaan. Hal ini biasa dilakukan di akhir masa audit yang di mana saran akan diminta kepada pihak manajemen agar mereka dapat melakukan evaluasi.
2. Akuntansi Pemeriksaan Ketaatan
Audit ketaatan merupakan kegiatan yang mempertimbangkan klien atau partner perusahaan apakah sudah mengikuti dan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku dan disepakati.
Baca juga: Program Beasiswa Calon Pengusaha Terbaru Universitas Mahakarya Asia
3. Akuntansi Pemeriksaan Laporan Keuangan
Pada kegiatan ini, akuntan pemeriksaan (auditor) juga bertugas untuk memeriksa seluruh laporan keuangan yang dibuat oleh manajemen dan kemudian dibandingkan dengan akuntansi yang sudah ditetapkan.
Akuntansi pemeriksaan ini biasa disebut dengan kegiatan auditing. Kegiatan ini melakukan evaluasi terhadap hasil dari laporan keuangan yang sudah dibuat oleh manajemen perusahaan.
Dengan alasan tersebut diperlukan proses auditing secara aktual dan terpercaya agar dapat digunakan oleh pihak internal dalam memutuskan kebijakan perusahaan ataupun pihak eksternal yang berkepentingan di dalamnya. Sehingga, akuntansi ini berupa auditing ini sangat diperlukan bagi perusahaan, khususnya dalam menangani aktifitas keuangan terkait kegiatan operasionalnya.
Baca juga: Keunggulan Jurusan Akuntansi Unggulan di UNMAHA
Program Studi yang Mendukung Karier Akuntansi
Jika Anda ingin memperdalam pengetahuan akademik, Program Studi Akuntansi di Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) menawarkan kurikulum yang komprehensif untuk mempersiapkan Anda menghadapi tantangan di bidang ini.
Saat ini UNMAHA membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk berbagai program studi. Informasi lengkap mengenai proses pendaftaran dapat diakses melalui portal Pendaftaran Mahasiswa Baru. Untuk pertanyaan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami melalui WhatsApp di nomor berikut.
Peluang Menjadi Reseller Produk Teknologi
Apabila Anda tertarik untuk menambah penghasilan, bergabunglah sebagai reseller di Adolo.id, platform yang menawarkan berbagai produk teknologi, termasuk laptop. Dengan menjadi reseller, Anda dapat memanfaatkan peluang bisnis di bidang teknologi yang sedang berkembang pesat.
Dengan menjadi reseller di Adolo, Anda berkesempatan menjual produk dengan harga kompetitif, didukung sistem pemasaran modern. Tidak perlu stok barang sendiri, cukup promosikan dan raih keuntungan dari setiap penjualan. Segera daftar dan mulai bisnis Anda sekarang!***4
