SLEMAN, BERNAS.ID – Kabupaten Sleman melakukan vaksinasi massal kepada 1.000 pedagang pasar tradisional. Vaksinasi massal dosis pertama ini digelar di Gedung Olahraga (GOR) Pangukan Sleman. Vaksinasi menjadi syarat pedagang untuk berjualan kembali di pasar masing-masing.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan, para pedagang yang sudah divaksin akan mengantongi kartu vaksin. Nantinya, para pedagang harus menunjukkan kartu vaksin untuk bukti sudah mendapat pedagang vaksin.
“Kegiatan vaksinasi kepada pedagang rencananya akan digelar di 11 lokasi selama bulan Juni dengan vaksin AstraZeneca,” tuturnya di sela kegiatan vaksinasi, Rabu (9/6/2021).
Setelah vaksinasi GOR Sleman, Mae mengatakan, vaksinasi massal akan dilanjutkan kepada para pedagang Pasar Prambanan pada tanggal 14-15 Juni 2021. “Sampai saat ini ada sekitar 1.451 orang yang akan menerima vaksin. Termasuk petugas parkir pasar, buruh pasar, hingga penjaga toilet pasar,” katanya.
Mae menyebut saat ini telah terdaftar kurang lebih 10.000 pedagang pasar dari 12.000 pedagang di seluruh pasar tradisional Sleman. “Di luar itu, pedagang keliling atau pemasok sayuran dari luar. Harapannya mereka juga bisa ikut vaksin sehingga semuanya ter-screening dengan menunjukkan kartu vaksin,” imbuhnya.
Baca Juga Pedagang Pasar Sleman Akan Divaksin AstraZeneca Mulai Minggu Depan
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di GOR Pangukan mengatakan 1.000 pedagang berasal dari Pasar Sleman 1 dan 2. “Kegiatan vaksinasi sebagai usaha Pemerintah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pedagang dan pembeli,” ungkapnya.
Ia mengatakan sebelumnya sudah ada tiga pasar yang telah melaksanakan vaksinasi kepada pedagangnya, yaitu Pasar Depok, Pasar Gentan dan Pasar Sambilegi. “Harapannya vaksinasi dapat meningkatan pertumbuhan ekonomi di masa pandemi. Untuk itu, meski sudah divaksin, para pedagang pasar tetap harus menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.
Di sela-sela kegiatan vaksinasi, Kustini juga membagikan masker sebagai cara agar masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan. (jat)
