Bernas.id – Berbicara masalah akuntansi dalam ilmu ekonomi, tentu saja sudah tidak asing untuk dibahas dan didengar. Profesi menjadi akuntan pendidik itu tersebar dimana-mana serta memiliki jenis yang sesuai dengan kriteria dan kebutuhannya, salah satu contohnya yaitu akuntan pendidik. Profesi akuntan pendidik memiliki peran besar dalam mencetak sumber daya manusia yang ahli di bidang akuntansi.
Langkah pertama menuju karier sebagai akuntan pendidik adalah memperoleh pendidikan formal di bidang akuntansi. Universitas Mahakarya Asia menawarkan Program Studi Sarjana Akuntansi (S1) yang dirancang untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan. Dengan kurikulum yang komprehensif dan dosen berpengalaman, UNMAHA siap membantu Anda meraih impian menjadi akuntan pendidik profesional.
UNMAHA memahami bahwa pendidikan berkualitas harus dapat diakses oleh semua orang. Oleh karena itu, tersedia Beasiswa PBL yang memungkinkan Anda untuk belajar sambil bekerja. Program ini tidak hanya membantu meringankan beban biaya pendidikan dengan gratis biaya SPP, tetapi juga memberikan pengalaman kerja nyata yang sangat berharga bagi calon akuntan pendidik.
Apakah Anda tertarik untuk kuliah di UNMAHA? Proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) sedang berlangsung. UNMAHA menawarkan berbagai fasilitas dan lingkungan belajar yang kondusif untuk mendukung perkembangan akademik dan profesional Anda. Segera daftarkan diri melalui website PMB UNMAHA dan mulailah perjalanan menuju karier akuntan pendidik yang sukses.
Lalu, apa itu akuntan pendidik? Apakah seorang guru yang mengajarkan ilmu akuntansi? Pada kesempatan kali ini akan dibahas secara rinci terkait akuntan pendidik, berikut ulasannya.
Pengertian Akuntan Pendidik

Akuntan pendidik merupakan seorang yang bertugas untuk memberikan pendidikan terkait akuntansi. Selain itu, ia juga melakukan penelitian, pengembangan, mengajar, serta menyusun kurikulum pendidikan yang ada terkait akuntansi di perguruan tinggi ataupun lembaga-lembaga pendidikan yang sesuai. Dengan kata lain, akuntan pendidik adalah seorang guru atau dosen yang ahli dalam bidang akuntansi.
Menurut ahli Soemarso, akuntan pendidik merupakan akuntan yang melakukan pekerjaan pada bidang pendidikan akuntansi. Ia juga bertugas untuk mengajar, menyusun kurikulum pendidikan, serta melakukan penelitian dalam bidang akuntansi.
Sedangkan menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), akuntan pendidik merupakan akuntan yang berada dalam bidang pendidikan serta bertugas untuk mengajar, melakukan penelitian, serta mengembangkan terkait ilmu akuntansi dan menyusun kurikulum pendidikan akuntansi yang ada di perguruan tinggi.
Syarat Akuntan Pendidik
Seorang akuntan pendidik tentu memiliki syarat yang harus dipenuhi dan dimiliki dengan baik, yaitu:
- Melakukan Ujian Nasional Akuntansi yang diadakan oleh Konsorsium Pendidikan Tinggi Ilmu Ekonomi yang sesuai dengan Surat Keputusan Menteri RI Tahun 1979.
- Pendidikan sarjana jurusan akuntansi dari fakultas ekonomi yang memiliki gelar akuntansi.
- Mampu memberikan pengajaran kepada murid atau mahasiswanya tentang ilmu akuntansi.
- Dapat menguasai bidang bisnis dan akuntansi serta teknologi informasi dengan baik, apalagi di tingkat pendidikan tinggi.
- Dapat mengembangkan pengetahuan yang dimiliki dengan dilakukannya penelitian.
Baca Juga: Inilah 24 Sertifikasi di Bidang IT Terbaik di Universitas Mahakarya Asia
Tugas Akuntan Pendidik

Seorang akuntan pendidik tentu saja memiliki tugas yang harus dipenuhi, yaitu:
- Membuat kurikulum terkait bidang ilmu akuntansi, sehingga dibutuhkan kemampuan untuk dapat menguasai pendidikan yang tinggi tentang ilmu akuntansi.
- Wajib memberikan ilmu dan mengajarinya kepada para anak didikannya.
- Melakukan penelitian terkait akuntansi serta mengembangkannya.
Kode Etik Akuntan Pendidik
Kode etik yang dimaksud di sini yaitu segala hal yang berkaitan dengan aturan dan panduan yang harus dipatuhi oleh seorang akuntan pendidik, yaitu:
1. Tanggung Jawab Profesi Akuntan Pendidik
Akuntan pendidik tentunya harus memiliki sikap tertanggung jawab terhadap profesinya dengan baik. Dengan begitu, anak didik atau masyarakat yang menerima ilmu akuntansi akan menjadi lebih baik.
2. Integritas
Dalam hal ini, seorang akuntan pendidik harus memiliki ketegasan serta jujur dalam semua tindakan yang berkaitan dengan hubungan profesional maupun bisnis.
3. Objektivitas
Seorang akuntan pendidik harus professional serta menghindari adanya konflik kepentingan, bias, serta pengaruh yang berlebihan dari orang lain.
4. Kompeten
Seorang akuntan pendidik juga harus memiliki kompetensi yang profesional dan kesungguhan. Selain itu, ia juga memiliki tugas yang berkesinambungan serta menjaga pengetahuan dan skill yang dimiliki.
5. Dapat Dipercaya
Akuntan pendidik juga harus bisa menjaga rahasia terhadap partner bisnisnya dengan baik. Rahasia tersebut tentunya harus digunakan untuk kepentingan yang profesional dan bukanlah untuk hal yang pribadi.
6. Profesional
Seorang akuntan pendidik juga haru bersikap profesional dan menaati peraturan yang berlaku. Selain itu, ia juga harus menghindari segala hal tindakan yang dapat merusak reputasinya.
Peran Akuntan Pendidik

Seorang akuntan pendidik tentu memiliki peran untuk mengajarkan ilmu akuntansi kepada para anak didiknya. Dengan begitu, generasi selanjutnya tidak akan tertinggal dan memahami ilmu akuntansi dengan baik.
Lalu, dasar-dasar ilmu akuntansi apa saja yang harus diketahui? Berikut ulasannya:
1. Konsep Debet dan Kredit
Konsep dasar debet dan kredit dalam ilmu akuntansi haru diketahui sejak awal. Hal tersebut dapat dilihat pada pembuatan jurnal yang menyatakan bahwa debet di sebelah kiri baris pertama serta kredit di sebelah kanan baris kedua.
2. Posting Jurnal ke Buku Besar
Kegiatan ini dilakukan dengan cara memindahkan segala catatan transaksi yang ada di jurnal ke buku besar.
3. Pembuatan Neraca Percobaan
Neraca percobaan ini merupakan neraca yang di dalamnya ada debet dan kredit yang sesuai. Kemudian, setiap saldo yang ada dalam buku besar dimasukkan ke dalam neraca percobaan. Jumlah saldo dari neraca debet dan kredit harus sama jumlahnya.
4. Pembuatan Laporan Keuangan
Inti dari pembuatan laporan keuangan itu adalah untuk menganalisa aset perusahaan dan juga utangnya. Maka dari itu, hal-hal yang harus ada dalam laporan keuangan setidaknya yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal atau ekuitas, dan laporan arus kas.
Baca juga: Peluang Kerja Lulusan Akuntansi UNMAHA, Inilah Keunggulannya
Kesimpulan
Akuntan pendidik merupakan seorang guru atau dosen yang memberikan serta mengajarkan kepada anak didiknya tentang ilmu akuntansi dengan baik. Di samping itu, seorang akuntan pendidik juga memiliki syarat, tugas, dan peran yang harus dijalankan serta ditaati dengan baik. Selain memberikan ilmu kepada anak didiknya, akuntan pendidik juga harus mampu untuk melakukan penelitian serta pengembangan terhadap ilmu akuntansi di masa mendatang.
Tambah Penghasilan dengan Menjadi Reseller Laptop di Adolo
Menjadi akuntan pendidik bukan hanya soal mengajar dan membimbing mahasiswa, tetapi juga membutuhkan perangkat kerja yang andal, seperti laptop yang mumpuni. Jika Anda ingin mendapatkan tambahan penghasilan tanpa mengganggu aktivitas utama sebagai pendidik, bergabung sebagai reseller laptop di Adolo adalah pilihan tepat!
Sebagai reseller Adolo, Anda bisa mendapatkan keuntungan dari penjualan laptop berkualitas dengan harga bersaing, sekaligus membantu mahasiswa dan rekan kerja mendapatkan perangkat terbaik untuk menunjang aktivitas akademik mereka. Tak perlu modal besar, sistemnya fleksibel, dan komisi yang ditawarkan pun menarik.***2
