YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Asosiasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) DIY mulai mematangkan persiapan menyambut digelarnya kompetisi Liga 3 yang rencananya dilangsungkan pada 7 November mendatang. Di samping pematangan terkait dengan keikutsertaan klub yang berasal dari DIY, Asprov PSSI DIY juga menekankan terkait dengan pentingnya protokol kesehatan selama pertandingan berlangsung.
“Kita kumpulkan klub Liga 3 di DIY jelang kompetisi untuk menyamakan persepsi terkait dengan kompetisi di era pandemi dan juga sejumlah regulasi yang juga kami terima beberapa hari lalu,” kata Ketua Umum Asprov PSSI DIY, Syauqi Soeratno dalam workshop Liga 3 DIY di Monumen PSSI, Baciro, Senin (27/9/2021).
Ia menyebut, ada belasan klub yang hadir dalam workshop itu. Pihak penyelenggara menyebut bakal ada konsekuensi yang ditanggung oleh klub dalam keikutsertaannya di kompetisi Liga 3 kali ini. Pasalnya, dengan penyelenggaraan di masa pandemi kondisi kesehatan 18 pemain minimal, tim pelatih dan official harus dipastikan bebas dari Covid-19.
“Tadi di presensi ada 14 klub, niat kita untuk pembinaan dan ajak mereka, ada konsekuensi terkait prokes dan biaya yang dikeluarkan nantinya. Konsekuensi di era pandemi dan semua pemain harus tes antigen. Akan kita sesuaikan,” katanya.
Ia meneruskan, dari 20 klub peserta Liga 3 di DIY, pihaknya berharap agar keikutsertaan di kompetisi ini bisa maksimal lantaran ada sejumlah klub yang terkendala dengan berbagai faktor. Sebab, pembinaan pemain menjadi salah satu tujuan dari penyelenggaraan kompetisi ini.
“Tapi kita dorong pesertanya bisa sebanyak mungkin karena ini kan juga sebagai sistem pembinaan ya, bila kendalanya biaya kita akan coba jajal sponsor dari pihak lain,” kata dia.
Pihaknya juga terus menggodok berbagai ketentuan di dalam penyelenggaraan kompetisi ini. Rencana pertandingan masih belum ditentukan apakah dijalankan dengan format satu putaran (home turnamen) atau dua putaran (home away).
“Nanti batas pendaftaran biasanya H-7 dari kick off dan awal pertandingan itu sekitar 7 November, berarti kan H-7 itu sudah bisa dilihat berapa klub yang ikut dan skemanya bagaimana apakah home away atau sistem home turnamen,” tandasnya. (den)
