BANJARMASIN, BERNAS.ID – Indonesia dengan berbagai keragamannya mempunyai modal yang besar dalam membangun peradaban dunia. Untuk itu, menjadi penting menjaga bangsa ini dengan menumbuhkan sikap optimisme kepada generasi muda.
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Profesor Yudian mengatakan penting untuk terus menjaga harmoni dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara. “Jangan pesimis untuk membaca Indonesia, tentu ada problem, tapi kita punya pondasi kuat dan punya modal terbaik di dunia untuk memajukan bangsa ini,” tuturnya dalam acara Dies Natalis UNU Kalsel, Sabtu (30/10/2021).
“Inilah yang disebut sebagai transfer harmoni. Harmoni antara Pancasila, Agama, Suku, dan Tradisi,” imbuhnya.
Baca Juga BPIP Peringati Sumpah Pemuda dengan Vaksinasi di Jogja
Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP RI, Ir Prakoso, MM berharap kerjasama antara BPIP RI dan UNU Kalimantan Selatan mampu menguatkan Pembinaan Ideologi Pancasila bagi masyarakat Kalimantan Selatan, terutama mahasiswa, dosen, dan civitas akademika.
“Harapannya, warga Kalimantan Selatan dapat mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila pada kehidupan sehari-hari melalui peran UNU yang sangat strategis dalam pengarusutamaan Pancasila,” ujarnya.
Dr Nadzmi Akbar, Rektor UNU Kalsel berharap apa yang diarahkan Kepala BPIP, Profesor Yudian dapat bermanfaat bagi kita semua dalam menjaga spirit harmoni terutama pada Pulau Kalimantan secara keseluruhan untuk kesiapan menjadi Ibukota baru bagi negara ini.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang besar kepada Kepala BPIP RI yang telah berkunjung ke kampus UNU Kalsel. Insyaallah kita akan mendapatkan masukan yang berkualitas dengan hadirnya Profesor Yudian di kampus ini,” tukasnya.
Acara yang digelar secara hybrid ini juga dihadiri oleh ribuan mahasiswa UNU Kalimantan Selatan dan Ketua Dewan Pendiri UNU Kalsel, Drs HM Syarbani Haira, MSi. (jat)
