Bernas.id – Pasar modal atau capital market adalah tempat berbagai instrumen investasi diperdagangkan sehingga pasar modal menjadi sarana pendanaan bagi perusahaan dan sarana investasi bagi investor. Meningkatnya kapasitas produksi menuntut persediaan modal yang lebih banyak. Oleh karena itu, salah satu tujuan dan fungsi pasar modal adalah sebagai tempat untuk mempermudah urusan permodalan.
Singkatnya, pasar modal atau bursa efek adalah pihak penyelenggara dan penyedia sarana dan sistem untuk mempertemukan penawaran jual beli efek. Terkadang masyarakat terkecoh dengan istilah pasar modal dan pasar uang. Pasar modal dan pasar uang tidaklah sama. Perbedaan utamanya terletak pada jangka waktu investasi. Pasar modal memfasilitasi transaksi jual beli instrumen investasi jangka panjang sedangkan pasar uang memperdagangkan instrumen investasi jangka pendek.
Pelaku pasar modal ada tiga, yaitu Emiten, Investor, Penjamin Emisi (Underwriter), Agen Penjualan, dan Pialang atau Broker. Emiten adalah perusahaan yang menerbitkan atau mengeluarkan efek, baik berupa saham maupun obligasi
Investor adalah individu atau lembaga yang menanamkan modal ke emiten. Penjamin Emisi adalah lembaga yang memberikan jaminan penjualan saham dan obligasi dalam jangka waktu tertentu sekaligus menjamin perolehan dana sesuai dengan harapan emiten.
Agen Penjualan adalah pihak penjual efek dari perusahaan menuju status Go Public tanpa ada kontrak dengan emiten yang bersangkutan. Sedangkan pialang adalah individu atau perusahaan perantara yang menjembatani jual beli efek antara emiten dan investor. Banyak pialang yang tergabung di suatu perusahaan efek atau sekuritas, yaitu lembaga yang mengantongi izin OJK untuk beroperasi sebagai perantara perdagangan efek. Salah satu izin yang dikeluarkan OJK bisa berupa peran sebagai Manajer Investasi.
Daftar Isi :
Baca juga: Mengenal Trading Saham Dan Cara Jitu Jadi Trader
Fungsi Pasar Modal

Pasar modal berfungsi untuk mendorong peningkatan kapasitas produksi. Hal ini berhubungan dengan kegiatan pasar modal. Melalui penjualan saham di pasar modal, perusahaan mampu mengumpulkan tambahan modal untuk meningkatkan jumlah produksinya.
Pasar modal berfungsi untuk membuka lapangan kerja. Keberadaan pasar modal tentunya membutuhkan sumber daya manusia dalam pengoperasiannya. Kebutuhan inilah yang kemudian mendorong terciptanya lapangan kerja.
Setidaknya ada lima jenis pelaku di dalam pasar modal, yaitu perusahaan atau emiten, investor, penjamin emisi, agen penjualan, dan pialang atau broker saham. Pasar modal berfungsi untuk mengumpulkan modal. Pengumpulan ini terjadi di pasar modal melalui proses perdagangan instrumen investasi. Instrumen investasi, khususnya saham dan obligasi akan dibeli oleh individu, perusahaan lain, atau pemerintah.
Pasar modal berfungsi sebagai sarana pemerataan pendapatan. Saham yang beredar di masyarakat tentunya menghasilkan dividen atau keuntungan bagi pemiliknya. Keuntungan dari saham ini akan menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat sehingga masyarakat pun dapat menikmati laba perusahaan
Pasar modal berfungsi sebagai instrumen peningkatan pendapatan negara. Dividen yang didapatkan masyarakat nantinya akan dikenakan pajak. Pemungutan pajak dari para pemegang saham ini menjadi sumber pemasukan baru bagi negara sehingga mampu meningkatkan pendapatan negara.
Pasar modal sebagai indikator kondisi perekonomian negara. Kondisi perekonomian negara dapat dinilai dari kegiatan perdagangan di pasar modal. Transaksi pasar modal yang tinggi mencerminkan kegiatan bisnis berlangsung baik dan perekonomian negara pun dalam kondisi baik.
Baca juga: Inilah Jam Buka Bursa Saham di Indonesia 2021
Manfaat Pasar Modal

- Pasar modal bermanfaat bagi investor melalui keuntungan yang didapatkan, baik berupa dividen maupun capital gain. Jika dividen didapatkan dari pembagian laba perusahaan yang disesuaikan dengan jumlah kepemilikan saham, maka capital gain diperoleh melalui harga jual saham yang lebih tinggi dari harga belinya. Di sisi lain, pemilik obligasi atau surat utang akan mendapat bunga tetap pada setiap periode sesuai kesepakatan di surat utang.
- Manfaat pasar modal bagi pemerintah adalah membuka peluang sumber pembiayaan baru. Dalam rangka memenuhi biaya pembangunan, pemerintah akan mengumpulkan dana dan pasar modal menjadi salah satu jalan yang ditempuh pemerintah untuk mencapai sejumlah dana yang diinginkan
- Pasar modal memberikan manfaat kepada emiten berupa kebebasan dalam pengelolaan dana karena tidak adanya perjanjian terkait penggunaan dana yang diberikan para investor melalui pembelian saham atau instrumen lainnya. Selain itu, pasar modal perdana memberikan manfaat tambahan kepada emiten berupa penghimpunan dana dalam jumlah besar dapat sekaligus diterima pada satu waktu.
Baca juga: 4 Cara Akurat untuk Menentukan Support dan Resistance Harga Saham
Tujuan Pasar Modal

Pasar modal di Indonesia pertama kali dibuka pada 14 Desember 1912 dengan nama Vereniging voor de Effectenhandel (Asosiasi Perdagangan Efek) bertempat di Batavia (Jakarta). Bursa tersebut merupakan cabang bursa efek Amsterdamse Effectenbeurs dari Belanda. Pembukaan cabang bursa di Batavia menjadi sumber pendanaan bagi Belanda untuk membangun perkebunan besar-besaran.
Saat ini pasar modal di Indonesia dikenal dengan nama Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange (IDX) dan berhasil membuka kantor cabang di sejumlah wilayah Indonesia. Namun, pada periode tertentu pasar modal di Indonesia sempat berhenti beroperasi hingga kemudian pada tahun 1977 pasar modal diaktifkan kembali.
Pengaktifan kembali pasar modal di Indonesia dilatarbelakangi oleh kebutuhan dana dan pembangunan yang semakin meningkat. Tujuan pasar modal beroperasi adalah mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penghimpunan dana. Melalui pasar modal, perusahaan mampu mendapatkan dana jangka panjang untuk membiayai proses produksinya. Di sisi lain, pasar modal juga ditujukan untuk meratakan hasil pembangunan melalui kepemilikan saham serta menambah ketersediaan lapangan kerja dan pemerataan peluang usaha.
Pasar modal memiliki peran strategis dalam perkembangan ekonomi suatu negara. Bagi negara penganut sistem ekonomi pasar, pasar modal menjelma menjadi alat kemajuan ekonomi. Kemampuan pasar modal dalam menyediakan dana untuk perusahaan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara melalui peningkatan Gross Domestic Product (GDP).
Baca juga: Inilah 7 Aplikasi Trading Saham Terdaftar OJK
