JAKARTA, BERNAS.ID – Presiden Joko Widodo memberikan atensi terhadap laporan adanya vaksin Covid-19 yang belum dipakai sampai memasuki masa kadaluarsa. Laporan vaksin Covid-19 yang kadaluarsa selama sebulan terakhir berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Baca Juga Ribuan Vaksin AstraZeneca di NTT Kedaluwarsa
Pesan khusus Presiden yang disampaikan ke Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi, yaitu vaksin yang terancam melewati masa tenggat penggunaan segera dialihkan.
“Beberapa provinsi yang laporan kadaluarsanya sampai seperti dari NTT, Jateng, Yogya. Pak Presiden menekankan bahwa hati-hati dengan vaksinasi kedaluwarsa. Juga perlu diperhatikan agar vaksinasinya jangan sampai kedaluarsa,” tutur Budi.
Baca Juga Vaksin Sampai Kadaluarsa Tidak Boleh Terulang di Daerah Lain
Lanjut Budi, Presiden Jokowi berpesan kalau ada vaksin yang sudah mendekati kadaluarsa, dialihkan ke provinsi lain yang membutuhkan atau ke TNI dan Polri. Namun, ia memastikan stok vaksin nasional aman bagi 267 juta penduduk. Ia menyampaikan sampai saat ini, Pemerintah telah mendistribusikan total vaksin sejumlah 267 juta dosis ke kabupaten, kota, dan provinsi.
“Masih ada sisa sekitar 60 juta dosis akan didistribusikan dan akan mencapai target hingga akhir tahun,” tukasnya. (jat)
