JAKARTA, BERNAS.ID – Dari 30 jenazah yang menjadi korban dalam insiden erupsi Gunung Semeru, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi 10 jenazah.
Para jenasah yang berhasil diidentifikasi, yaitu (1) Bangun Triyono, laki-laki 33 tahun, (2) Luluk perempuan 49 tahun, (3) Yanipah perempuan 60 tahun, (5) Yogi laki-laki 70 tahun, (6) Poniah perempuan 55 tahun, (7) Edi Pramono (35) yang meninggal di ICU, (7) Daffa laki-laki 15 tahun, (8) M Roni laki-laki 35 tahun, (9) Kafela Ulisa perempuan 19 tahun, dan Alfan laki-laki 23 tahun.
Baca Juga Jokowi Kunjungi Lumajang Temui Korban Erupsi Semeru
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyebutkan saat ini masih 20 jenasah yang diproses, sementara 10 jenasah masih dalam pemeriksaan postmortem,” ujar Ramadhan, Selasa (7/12/2021).
Lanjut tambahnya, 5 jenasah sudah diserahkan kepada pihak keluarga hari ini karena dapat dikenali secara visual. “Lima korban yang teridentifikasi tersebut merupakan warga Curah Kobokan yang terdampak erupsi di sekitar gunung,” katanya.
Baca Juga Semeru Masih Berpotensi Keluarkan Awan Panas dan Banjir Lahar
Dalam kesempatan ini, ia pun menghimbau kepada pihak keluarga korban yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk bisa mendatangi posko DVI, baik posko postmortem ataupun antemortem.
Sementara, Kabid Dokkes Polda Jawa Timur Kombes Erwin Zainul Hakim mengatakan sedang diproses 3 jenasah lainnya. Ia pun memohon doanya agar mudah-mudahan segera bisa dilakukan proses identifikasi. (jat)
