BOGOR, BERNAS.ID – Komunitas Media Pembelajaran (KOMED) kumpulkan para pengurus dari sebelas wilayah dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2021 dengan mengusung tema “Edukasi, Kolaborasi, dan Refleksi”. Agenda tersebut dihelat selama dua hari yaitu pada Senin dan Selasa (20/12/2021) melalui zoom secara online.
Rangkaian agenda Rakernas tersebut dibuka dengan pelatihan Design Thinking. Para peserta pun mengikutinya dengan antusias. Training Design Thinking for Social Project tersebut dibawakan langsung oleh Dimas Sandya, seorang coach, fasilitator, dan Trainer Design Thinking.
“Kita harus percaya bahwa semua orang kreatif. Saat orang sedang berpikir mencari ide artinya dia sedang berpikir kreatif,” tutur Dimas.
Baca Juga Etos ID Selenggarakan Rakernas Etos Kemitraan
Dalam pelatihan ini, para penggurus KOMED diajak untuk membuka pikiran, mencoba hal-hal baru, dan keluar dari zona nyaman. Design Thinking menempatkan empati sebagai landasan pengurus dalam memunculkan ide program yang inovatif. Dimas juga memfasilitasi para guru dalam proses understanding dan proses ideasi.
Keseruan di hari pertama tersebut memberikan pengalaman yang luar biasa bagi 64 orang pengurus pusat dan wilayah KOMED peserta Rakernas. Karena materi Design Thinking sendiri merupakan metode yang terbilang unik dan menarik. Para pengurus yang mengikuti training begitu antusias. Mereka pun tak sabar untuk menerapkan Design Thinking menjadi metode untuk memecahkan permasalahan dalam proses pembelajaran.
Selanjutnya pada hari kedua, para pengurus diajak berefleksi mengenai apa yang sudah dicapai pada tahun 2021, apa faktor kunci keberhasilannya, dan bagaimana hal tersebut dapat menjadi pembelajaran pada masa yang akan datang. Dengan didampingi oleh fasilitator, para pengurus juga diajak berefleksi mengenai hal apa yang tidak tercapai, apa yang menjadi kendala, dan bagaimana mempersiapkan strategi pada masa yang akan datang.
Kegiatan selama dua hari tersebut ditutup dengan berbagi inspirasi. Setiap pengurus secara berkelompok diminta untuk mengutarakan insipirasi yang didapatkan selama menjadi pengurus KOMED pada tahun 2021. Proses berbagi inspirasi tersebut memunculkan nilai yang akan menjadi core value KOMED. Terdapat tujuh value yang dirumuskan, yaitu peduli, komitmen, saling percaya, kerja sama, kolaborasi, inspirasi, dan dedikasi.
Baca Juga KOMED Ajak Pengurusnya Berdayakan Guru dan Komunitas
Sebagai penutup kegiatan, para pengurus KOMED saling berterima kasih dan memberi semangat. KOMED percaya bahwa kolaborasi dan aksi adalah paduan yang apik untuk menciptakan perubahan pendidikan ke arah yang lebih baik. KOMED sendiri adalah salah satu bentuk kolaborasi dan aksi tersebut.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci perubahan suatu bangsa. Dengan semangat kolaborasi maka perubahan akan terasa nyata. Refleksi menjadi semangat melakukan perubahan berkelanjutan. Dengan demikian, KOMED diharapkan tetap survive dengan banyaknya tantangan dari waktu ke waktu,” ungkap Nurul Aeni, Koordinator KOMED.
KOMED sendiri adalah komunitas yang berorientasi pada pendidikan. Fokus aktivitasnya adalah memfasilitasi para guru pembelajar untuk bergerak dan berkontribusi meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama dalam peningkatan kemampuan membuat media pembelajaran.
Selama tujuh tahun, tepatnya dari tahun 2015 sampai 2021, KOMED bermitra dengan para guru di seluruh wilayah Indonesia melalui kegiatan workshop, pelatihan, dan seminar pendidikan. Adapun sebelas wilayah sebaran KOMED adalah Bogor, Banten, Bogor, Bandung, DIY, Jawa Timur, Riau, Jakarta, dan Depok.Data terbaru, pada tahun 2021 telah dikukuhkan kepengurusan KOMED di wilayah Palembang, Jawa Tengah, dan Bekasi.
Sebagai komunitas penggerak para pendidik yang berfokus di bidang pendidikan dan media pembelajaran, KOMED bergerak di seluruh wilayah tersebut dengan memiliki para pengurus wilayah masing-masing. Dengan semangat kerelawanan, para pengurus pun bergerak aktif melakukan aksi nyata untuk berbagi inspirasi dan pembelajaran. Kegiatan Rakernas tersebut bertujuan untuk memberikan penguatan peran pengurus KOMED dalam kemajuan pendidikan di Indonesia dan menguatkan peran kerelawanan mereka. (*/jat)
