Sejak Covid-19 melanda, UMKM mengalami sejumlah perubahan selama 2 tahun terakhir. Tuntutan untuk beradaptasi dengan banyak hal membuat UMKM mampu bertahan dan melewati krisis.
Tahun 2021 adalah tahun transformasi UMKM untuk menghadapi perubahan iklim politik, ekonomi, sosial, dan kesehatan. Tahun 2022 juga akan dipenuhi dengan kelanjutan transformasi UMKM ke arah yang lebih positif. Berikut ini sejumlah transformasi UMKM yang mampu menghasilkan perubahan positif:
1. Wawasan Konsumen Perlu Didefinisikan Ulang
Bisnis UMKM yang sukses memahami bahwa pelanggan mereka adalah pusat dari setiap keputusan yang dibuat. Untuk dapat menjangkau pelanggan secara efisien dan hemat biaya, UMKM perlu lebih detail memahami segmen pelanggannya. Beberapa bisnis UMKM, umumnya, hanya memiliki satu sampai dua jenis pelanggan. Padahal, dengan mendefinisikan ulang karakter audiens dan segmen konsumen, UMKM bisa meraih ceruk pasar yang lebih banyak.
2. Meningkatnya Harapan Pelanggan
Ekspektasi pelanggan pada pengalaman berbelanja dan produk bisnis adalah sesuatu yang vital. Pelanggan berharap mendapatkan produk dan layanan berbelanja yang nyaman serta memenuhi harapan mereka. Untuk itu, pelaku UMKM perlu memanfaatkan kekuatan teknologi dan data pelanggan. Dua faktor tersebut akan membantu bisnis UMKM menciptakan pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi dan relevan bagi konsumen lama atau konsumen baru.
Baca juga: UMKM di E-Commerce Membuktikan Diri Mampu Bertahan Selama Serangan Covid-19

Perubahan bisnis akan memberikan dampak positif, tidak peduli apapun produk UMKM tersebut. Sumber: Unsplash
3. Vitalnya Perjalanan dan Pengalaman Konsumen
Strategi pemasaran memang penting, akan tetapi pengalaman pelanggan saat mencoba memesan atau mencari tahu produk tidak kalah pentingnya. Oleh sebab itu, sebagai pelaku UMKM, bagaimana perjalanan dan interaksi konsumen saat mencoba terhubung harus diperhitungkan.
Sebagai contoh, pelaku UMKM harus mempertimbangkan bagaimana perjalanan audiens sejak melihat iklan hingga mencari informasi di situs web atau media sosial, melakukan pembelian di e-commerce, dan memberikan layanan keluhan konsumen. Semua itu adalah bagian penting dari perjalanan pelanggan.
Baca juga: 3 Ide Bisnis Kecil di Masa New Normal 2022: Gabungan Online dan Offline
Pelanggan yang memiliki pengalaman buruk di salah satu langkah dalam perjalanannya cenderung tidak akan menjadi pelanggan tetap atau tidak merekomendasikan produk tersebut.
4. Pemasaran Adalah Jantung Strategi Pertumbuhan
Pandemi mengubah pemasaran jadi sesuatu yang benar-benar vital bagi UMKM. Untuk mengamankan pertumbuhan dan kemakmuran bisnis, pemasaran harus benar-benar menjadi pusat strategi pertumbuhan Anda.
Selama dua tahun terakhir, sebagian besar pelaku UMKM melakukan perubahan besar-besaran di sektor pemasaran. Sebagai contoh, sejumlah UMKM menjadikan pemasaran sebagai sektor yang dipegang langsung oleh pemilik usaha atau karyawan senior. Bisnis UMKM yang berpikiran maju dan mampu beradaptasi di masa pandemi menjadikan pemasaran sebagai jantung bisnis agar tetap bertahan serta tumbuh.
5. Transformasi Digital Adalah Segalanya
Jika sebuah bisnis UMKM belum merangkul teknologi digital, ada kemungkinan ia berada di posisi stagnan. Memanfaatkan teknologi memungkinkan sebuah bisnis UMKM pelanggannya dengan lebih baik. Memanfaatkan teknologi juga memungkinkan UMKM menciptakan pengalaman yang benar-benar dipersonalisasi untuk pelanggan.
Teknologi tidak akan menghapuskan interaksi manusia dengan manusia. Alih-alih menghapus elemen manusiawi, berbagai alat teknologi digital justru membuat komunikasi dan interaksi konsumen jadi lebih personal serta privat. Pada sejumlah bisnis yang bisa memodifikasi produknya, teknologi digital justru bisa menghasilkan produk yang benar-benar sesuai karakter pelanggannya.
Agar sebuah bisnis UMKM terus tumbuh dan makin berkembang di 2022, maka perubahan wajib berfokus pada pelanggan dan bagaimana memberikan pengalaman yang tidak mengecewakan. Pengalaman pelanggan yang mulus saat berbelanja dan mengonsumsi produk adalah kuncinya. Oleh sebab itu, selalu pastikan interaksi dan strategi pemasaran berjalan dengan baik.