YOGYAKARTA, BERNAS.ID –
Gelombang semangat kemandirian ekonomi lokal kembali bergema di Tanah Gudeg.
JogjaKita, platform ojek online dan pesan antar makanan asli Yogyakarta, resmi meluncurkan kampanye #DuitTetapDiJogja yang mengajak masyarakat untuk menggerakkan roda ekonomi daerah lewat pilihan sederhana yaitu menggunakan layanan lokal.
Di tengah ramainya diskusi nasional dengan tagar #SellSingapore, JogjaKita hadir sebagai jawaban nyata.
Baca Juga : Di Tengah Kenaikan Dollar, Jogjakita Tetap Hadirkan Tarif Hemat Rp 5000
Bukan sekadar tren, kampanye ini menegaskan bahwa setiap transaksi memiliki kekuatan besar untuk menumbuhkan UMKM, menghidupi mitra driver, dan memperkuat masyarakat Yogyakarta.
Komitmen Hebat JogjaKita:
– Komisi merchant 0% – UMKM bisa berkembang tanpa beban.
– Program Gratis Ongkir setiap hari – hemat untuk pelanggan, untung untuk penjual.
– Tarif ojek mulai Rp5.000 – ramah kantong, ramah masyarakat.
– Program sosial Kilometer Kebaikan – setiap perjalanan punya makna.
– Fokus penuh pada pemberdayaan UMKM dan mitra lokal.
“Setiap pesanan yang dilakukan masyarakat memiliki dampak. Semakin banyak transaksi berputar di Yogyakarta, semakin besar manfaat yang dirasakan UMKM, driver, dan masyarakat lokal,” ujar GM JogjaKita, Dheny Septiawan dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).
Dheny menambahkan, kampanye #DuitTetapDiJogja bukan tentang menolak pihak luar, melainkan membuka ruang lebih luas bagi ekonomi lokal untuk tumbuh.
Baca Juga : Muskot APINDO Yogyakarta Resmi Pilih Pimpinan Baru, Siap Sampaikan Rekomendasi Kebijakan Ekonomi
“JogjaKita ingin masyarakat sadar bahwa keputusan sehari-hari dari memesan makanan, hingga naik ojek bisa menjadi kontribusi besar bagi kesejahteraan daerah,” terangnya.
JogjaKita mengajak seluruh warga Yogyakarta untuk menjadikan kampanye ini sebagai gerakan bersama.
Dengan #DuitTetapDiJogja, setiap rupiah yang berputar di kota ini adalah investasi masa depan bagi masyarakatnya. (cdr)
