BERNAS. ID- Berkat permainan apiknya di lini tengah Chelsea, nama Mason Mount mulai dikenal publik sebagai salah satu pemain sepak bola berbakat produk akademi Chelsea.
Gelandang serang Chelsea tersebut, musim ini memang jadi salah satu pemain muda yang menunjukkan permainan cemerlang. Mount banyak menuai pujian, setelah penampilan mengesankan dalam laga kontra Everton di markas mereka sendiri, Stamford Bridge.
Pemain kelahiran Portsmouth, Inggris tersebut, diturunkan sejak menit awal sebagai gelandang serang dalam formasi 3-4-2-1 racikan manajer Chelsea, Thomas Tuchel. Ia berhasil mencetak satu gol dan memaksa pertandingan berakhir imbang 1 – 1 dalam lanjutan pekan ke 17 Premier League 2021/ 22.
Baca juga: Ruben Dias Footballer of the Year 2021, Back Tangguh Manchester City
Bagaimana profil dan sepak terjang seorang Mason Mount yang digadang gadang sebagai bintang masa depan Chelsea dan timnas Inggris? Mari simak ulasan sepak terjang perjalanan karir seorang Mason Mount.
Daftar Isi :
- Tentang Mason Mount
- Kecintaannya Pada Sepak Bola
- Talenta Akademi Chelsea
- Menjalani Masa Peminjaman Klub
- Mulai Bermain di Skuad Utama Chelsea
- Karir International
Tentang Mason Mount
Nama Lengkap : Mason Tony Mount
Tempat Lahir : Portsmouth, Inggris
Tanggal Lahir : 10 Januari 1999
Nama Pasangan : Chloe Wealleans Watts
Kebangsaan : Inggris
Agama : Kristen
Nama Orang Tua : Tony Mount (Ayah) dan Debbie Mount (Ibu)
Klub Saat Ini: Chelsea
Nomor Punggung dan Posisi Bermain : – 19 Gelandang Serang
Tinggi Badan : 181 cm
Nama Instagram: @masonmount
Baca juga: Jack Grealish, Pesepakbola Mahal Manchester City Musim Ini
Kecintaannya Pada Sepak Bola
Pemain bernama lengkap Mason Tony Mount ini lahir di Portsmouth, Inggris pada 10 Januari 1999 silam. Seperti umumnya seorang anak yang mencintai sepak bola, Mount sejak masih kecil selalu meluangkan waktunya untuk berlatih sepak bola.
Sebelum masuk di akademi Chelsea, ia terlebih dahulu bergabung di akademi sepak bola yang ada di dekat rumahnya, Portsmouth. Selain berlatih di klub setempat, di saat yang bersamaan Mason Mount juga berlatih sekali dalam seminggu untuk Southampton, dan Chelsea.
Potensinya kemudian dilihat oleh pemandu bakat klub dari Chelsea dan mereka memutuskan untuk mempermanenkannya di akademi London barat tersebut, ketika ia masih berusia 6 tahun pada 2005.
Baca juga: Phil Foden, Wonderkid Asal Inggris Lulusan Akademi Manchester City
Talenta Akademi Chelsea
Di sana ia masuk digolongkan berdasarkan kelompok usia. Mason Mount mulai bermain untuk the Blues di kelompok usia U -8 sebagai gelandang serang.
Selama di akademi, Mason Mount punya peran vital dalam kesuksesan tim menjuarai FA Youth Cup dua kali yakni pada musim 2015- 2017, serta satu kali juara Youth League UEFA pada musim 2015/ 16. Penampilannya di musim 2016/17, dia mencetak 10 gol dari 30 laga yang dimainkan untuk tim junior The Blues.
Sadar potensi yang dimiliki sang playmaker istimewa, di akhir musim 2016/17, Chelsea mengikat kontrak sang gelandang muda selama empat musim dengan dalih akan diproyeksikan masuk skuad utama dalam waktu dekat.
Benar saja, di akhir musim 2017/ 18, Chelsea mempromosikan pemain kelahiran Portsmouth itu masuk di skuad utama Chelsea.
Baca juga: Gabriel Jesus, Prestasi dan Perjalanan Karir Lengkapnya
Menjalani Masa Peminjaman Klub
Namun, di musim pertama bersama The Blues, manajemen memberikan kesempatan lebih, untuk menambah menit bermain dan pengalaman. Ia terbang ke klub liga Eredivisie Belanda, Vitesse Arnhem sebagai pemain pinjaman.
Disana, Mason Mount mampu bermain apik dan mengakhiri musim pertamanya sebagai pemain pinjaman, dengan mengemas 14 gol dan 10 assist di Eredivisie Belanda. Berkat penampilan mengesankan itu, membuat namanya meraih penghargaan Player of the Year versi klub.
Habis masa peminjaman bersama Vitesse, di musim selanjutnya 2018/19 Mason Mount kembali ke Inggris, namun tidak bermain untuk Chelsea. Ia menjalani masa peminjaman lagi, kali ini ke Derby County, klub yang berkompetisi di divisi Championship Inggris.
Di Derby County dua minggu kemudian, ia mencetak hattrick pertamanya dalam pertandingan Championship melawan Bolton Wanderers yang berakhir dengan skor 4-0. Penampilannya di Derby County juga terbilang cukup baik, ia sukses sembangkan 11 gol dari 44 laga yang dijalaninya.
Baca juga: Fakta Raheem Sterling, Winger Lincah Andalan Manchester City
Mulai Bermain di Skuad Utama Chelsea
Barulah selang semusim berlalu atau tepatnya 2019/ 20, Mason Mount, mulai mendapat kesempatan bermain di Premier League skuad utama Chelsea. Mason Mount melakukan debut di laga kompetitif pada tanggal 11 Agustus 2019. Kalai itu, The Blus harus rela menelan kekalahan dari Manchester United 0–4.
Semenetara, Mount mencetak gol pertama untuk Chelsea di pertandingan kontra Leicester City 18 Agustus 2019, yang juga merupakan debut Frank Lampard sebagai manajer di Stamford Bridge.
Tahun ke tahun, performa Mason Mount semakin menunjukkan kematangan bermain. Sejak saat itu ia mulai mendapat kepercayaan main reguler di lini tengah bersama N’golo Kante.
Musim ini saja, nama Mason Mount jadi salah satu top scorer sementara Chelsea dengan tujuh gol di seluruh kompetisi. Mount cuma kalah dari Jorginho 9 gol, dan Romelu Lukaku dengan 8 golnya .
Total selama bermain bersama skuad utama Chelsea, sejauh ini Mason Mount telah menyumbangkan 24 gol dan 22 assist dari 138 penampilannya. Ia juga mengkomitmenkan masa depannya bersama Chelsea, dengan meneken kontrak baru berdurasi 5 tahun.
Baca juga: Profil De Bruyne, Sosok Playmaker Berbakat Manchester City
Karir International
Perjalanan Mason Mount masuk di skuad tim nasional Inggris, dilaluinya beberapa jenjang kelompok umur, dimulai di tim u-16, lalu tim u-17 hingga U-21.
Awal mengesankan Mount di Liga Premier bersama Chelsea pada 2019/20 membuatnya dipanggil pelatih Gareth Southgate untuk melakoni debut timnas seniornya untuk Inggris di Wembley.
Bermain dari bangku cadangan dalam kemenangan 4-0 atas Bulgaria di kualifikasi Euro 2020, adalah catatan manis bersama timnas The Three Lions.
Hingga kini, ia telah mengoleksi 4 gol dari 26 laga bersama timnas Inggris. Yang terbaru adalah ketika Mason Mount bersama Marcus Rashford dan Luke Shaw mentas di final Europa League 2020, sebelum akhirnya kalah adu penalti dari Italia.
Dengan usia yang masih muda, serta bakat besar yang ia miliki, Mount pun disebut bakal menjadi bintang masa depan Chelsea dan Timnas Inggris.
Baca juga: Mohamed Salah, Karir Gemilang Bintang Liverpool dari Mesir
