Bernas.id – Jurusan IPA biasanya identik dengan menghitung. Angka-angka dan rumus pun akrab dengan jurusan IPA. Hal ini sering jadi persoalan bagi siswa menjelang berkuliah.
Di satu sisi, siswa mulai jenuh dengan rumus dan angka. Namun di sisi lainnya, niat lintas minat ke jurusan IPS masih dirasa berat karena sudah mempelajari IPA bertahun-tahun di sekolah. Melihat kondisi tersebut, siswa dari jurusan IPA tetap bisa belajar berkuliah di jurusan IPA atau program studi Saintek yang jarang menghitung. Sebagai bahan referensi, simak daftar jurusan kuliah IPA yang jarang menghitung di bawah ini.
Baca juga: 4 Jurusan Soshum di Universitas Favorit Indonesia
Daftar Isi :
Psikologi

Program studi Psikologi umumnya termasuk dalam Prodi Soshum yang linier dengan siswa lulusan IPS. Namun, beberapa kampus menggolongkan prodi Psikologi sebagai prodi Saintek sehingga siswa lulusan IPA dapat mendaftar tanpa harus lintas jurusan atau minat. Kampus dengan prodi Psikologi di rumpun Saintek, seperti Universitas Sebelas Maret, Universitas Padjadjaran, Universitas Hasanuddin, Universitas Andalas, dan Universitas Sriwijaya.
Perbedaan mendasar terkait prodi Psikologi Saintek dan prodi Psikologi Soshum terletak pada fokus studinya. Cakupan ilmu Psikologi Saintek meliputi emosi, kepribadian, perilaku, mental dan cara berpikir seseorang dilihat dari segi kesehatannya. Sementara itu, Psikologi Soshum berfokus pada aplikasi gejala sosial yang dialami seseorang.
Lulusan Psikologi memerlukan Surat Izin Praktik (SIP) untuk membuka klinik pribadi sehingga perlu melanjutkan Pendidikan Profesi Psikologi. Meski tak bisa langsung membuka klinik, lulusan Psikologi tetap memiliki peluang karir yang bagus, seperti staff HRD, dosen, konsultan pendidikan, penulis, serta berkiprah di bidang penelitian dan pengembangan.
Baca juga: 9 Jurusan Kuliah IPS dengan Prospek Kerja Menjanjikan Sepi Peminat
Agribisnis

Program studi Agribisnis berisi tentang pengetahuan di bidang pertanian dan ekonomi bisnis. Di dalamnya, mahasiswa tidak sebatas mempelajari teknik pertanian, melainkan belajar pula cara-cara memaksimalkan produk pertanian yang dihasilkan. Mata kuliah yang dipelajari oleh mahasiswa Agribisnis antara lain Pengantar Ilmu Ekonomi, Budidaya Pertanian, Koperasi dan Usaha Pertanian, Pemasaran Hasil Pertanian, Komunikasi dan Penyuluhan Hasil Pertanian, serta Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura.
Meski mata kuliah yang diajarkan di prodi Agribisnis berkaitan erat dengan pertanian dan ekonomi, tetapi jangkauan atau ruang lingkup Agribisnis tidak terbatas pada pertanian. Ranah Agribisnis meliputi perkebunan, budidaya tanaman, perikanan, peternakan, dan kehutanan serta agro wisata atau wisata pertanian, biofuel, dan produksi pakan ternak.
Jurusan Agribisnis di perguruan tinggi masih sepi peminat padahal jurusan ini dinilai memiliki prospek yang produktif. Ilmu Agribisnis dibutuhkan oleh instansi pemerintah, institusi pendidikan, perusahaan swasta, dan lembaga penelitian. Di samping itu, lulusan Agribisnis juga berpeluang besar menjadi wirausaha karena memiliki pasar yang luas.
Baca juga: Daftar Jurusan Saintek dari Berbagai Bidang
Biologi

Program studi Biologi dapat dijadikan salah satu alternatif jurusan bagi yang berminat terhadap IPA tapi enggan hitung-hitungan. Sebagian besar waktu berkuliah di Biologi dihabiskan untuk mempelajari tentang makhluk hidup secara mendalam. Oleh karena itu, mahasiswa Biologi akrab dengan kegiatan praktikum di laboratorium. Selain belajar teori dan menggelar praktikum, prodi Biologi juga memfasilitasi mahasiswanya untuk belajar di alam terbuka. Misalnya, mempelajari topik ekologi melalui praktikum analisis vegetasi di hutan atau perkebunan.
Secara umum, prodi Biologi membagi topik pembelajaran menjadi tiga topik besar, yaitu hewan, tumbuhan, serta mikrobiologi dan biologi molekuler. Ketiga topik tersebut kemudian dibagi menjadi berbagai cabang ilmu, seperti anatomi, fisiologi, dan taksonomi. Di samping tiga topik besar Biologi ternyata ada mata kuliah yang memaparkan kaitan hubungan ketiganya, seperti Ekologi Dasar. Ekologi dasar berisi pemaparan tentang habitat makhluk hidup dan interaksi antar makhluk hidup yang terjadi di dalamnya.
Baca juga: Rekomendasi Universitas Jurusan Teknik Industri Terbaik Indonesia
Teknik Lingkungan

Teknik Lingkungan merupakan program studi yang membahas pengelolaan lingkungan yang sehat, pengendalian pencemaran akibat limbah, konservasi sumber daya air, dan permasalahan lingkungan serta solusinya. Singkatnya, Teknik Lingkungan mempelajari teknik pengolahan air dan limbah, serta keseluruhan yang berhubungan dengan lingkungan. Mata kuliah yang diberikan kepada mahasiswa Teknik Lingkungan antara lain Kesehatan Lingkungan, Epidemiologi Lingkungan, Mekanika Fluida, Hidrologi dan Hidrogeologi, Rekayasa Lingkungan, dan Pencemaran Udara.
Memasuki era ekonomi dengan kemunculan pabrik-pabrik baru menyebabkan permasalah lingkungan menjadi sangat kompleks. Oleh karena itu, kebutuhan terhadap ahli lingkungan semakin meningkat sehingga bermunculan prodi Teknik Lingkungan di berbagai kampus. Sebagai bahan referensi, kampus yang menyediakan prodi Teknik Lingkungan dengan Akreditasi A, antara lain Universitas Airlangga, Universitas Trisakti, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Lulusan Teknik Lingkungan dapat berkarir di pemerintahan maupun perusahaan swasta. Keahlian Teknik Lingkungan dibutuhkan di berbagai bidang, mulai dari petrokimia, pertambangan, hingga perkebunan bisa dimasuki oleh lulusan Teknik Lingkungan.
Baca juga: Daftar Universitas Jurusan Teknik Arsitektur Terbaik
Sistem Informasi

Ilmu Sistem Informasi secara sederhana dijabarkan sebagai bidang ilmu yang menggabungkan ilmu komputer, ekonomi manajemen, dan bisnis. Fokus pembelajarannya pada bidang programming (software) untuk diterapkan ke dalam bisnis perusahaan. Oleh karena itu, mata kuliah bernuansa ekonomi sering ditemukan di prodi Sistem Informasi yang sebenarnya termasuk dalam rumpun Saintek.
Ada banyak kampus negeri maupun swasta yang membuka prodi Sistem Informasi. Kampus negeri yang memiliki prodi Sistem Informasi, diantaranya Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, UIN Syarif Hidayatullah, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Sementara itu, kampus swasta yang memiliki jurusan Sistem Informasi, antara lain Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Telkom, Universitas Kristen Satya Wacana, dan Universitas Bina Nusantara.
Kuliah di prodi rumpun Saintek yang jarang ada kegiatan menghitung ternyata benar-benar bisa dilakukan. Tak kalah dengan prodi Saintek lainnya, prodi Saintek seolah Soshum di atas juga memiliki prospek kerja yang bagus.
Baca juga: Daftar Universitas Jurusan Farmasi Negeri dan Swasta di Indonesia
