BERNAS. ID – Kemenangan 2-0 Arsenal pada pertandingan pekan ke 29 gelaran Liga Premier Inggris tak lepas dari permainan apik yang ditujukan gelandang bertahan mereka, Thomas Partey. Memanfaatkan tendangan sudut dari rekan setimnya, Gabriel Martinelli, Thomas Partey sukses mencetak satu gol dalam kemenangan di kandang sendiri, (13/3/2022).
Selain mencetak gol, Partey juga yang memainkan peran kunci di balik hadiah penalti Lacazette pada menit ke 59. Dengan tambahan tiga poin itu, Arsenal kini berada di posisi keempat klasemen sementara dengan raihan 51 poin, atau unggul satu poin atas Manchester United.
Baca juga: Bukayo Saka, Ini Prestasi Bintang Muda Arsenal
Lantas bagaimana sepak terjang Thomas Partey dalam karir sepak bolanya? Simak profil dan sepak terjang seorang pemain gelandang bertahan berikut ini.
Daftar Isi :
- Tentang Thomas Partey
- Perkenalan Thomas Partey dengan Sepak Bola
- Melanjutkan Karir di Akademi Atletico Madrid
- Moncer Bersama Atletico Madrid
- Diboyong Arsenal ke Emirates Stadium
- Pecinta Indomie
Tentang Thomas Partey
Nama Lengkap : Thomas Teye Partey
Tempat Lahir : Kota Ealing, London, Inggris
Tanggal Lahir : 3 Juni 1993
Kebangsaan : Ghana
Agama : Kristen
Klub Saat Ini: Arsenal
Nomor Punggung dan Posisi Bermain : – 5 Gelandang Bertahan
Tinggi Badan : 188 cm
Kekuatan Kaki Dominan: Kaki Kanan
Nama Instagram: @thomaspartey5
Baca juga: Profil Emile Smith Rowe, Bintang Muda Binaan Akademi Arsenal
Perkenalan Thomas Partey dengan Sepak Bola
Pemilik nama asli Thomas Teye Partey itu lahir di Odumase Krobo, salah satu kota distrik besar di bagian timur Ghana, pada 23 tahun silam atau tepatnya 3 Juni 1993. Thomas Partey tumbuh sebagai anak sulung dari delapan bersaudara.
Kecintaan pada sepak bola mengikuti jejak dari sang ayah. Diketahui sang ayah saat itu merupakan seorang pelatih sepakbola di klub lokal asal kota kelahirannya, FC Odometah. Sejak kecil, Partey sering mengikuti ayahnya ke kompleks pelatihan klub lokal yang diasuh ayahnya tersebut.
Partey pun mulai menekuni karir sepak bola bersama akademi Odometah. Performanya selama berkiprah di Tema Youth tak disangka menarik minat seorang agen dari Eropa, yang mana ia memiliki misi khusus pada perkembangan sepakbola Afrika. Pada musim panas 2011, kemudian membawa Thomas Partey ke Spanyol, guna mengikuti uji coba sepak bola Eropa dengan tim muda Atletico Madrid.
Baca juga: Nicolas Pepe, Winger Mahal yang Kian Meredup di Arsenal
Melanjutkan Karir di Akademi Atletico Madrid
Di akademi Los Colchoneros, ia pertama kali datang pada tahun 2011, dan mendapat kesempatan untuk memperkuat tim junior. Penampilannya di level junior cukup baik. Hingga akhirnya setelah naik dari jenjang standarisasi klub Thomas Partey kemudian dipromosikan ke skuad Atletico Madrid B pada 2013.
Perjalanan Partey di sana tak berjalan mulus. Adaptasi yang lambat di masa-masa awal bersama skuad Atletico Madrid B membuatnya baru tampil perdana bersama tim senior, setelah tiga tahun kemudian yakni pada 2015. Adapun hal itu ia rasakan usai menjalani masa peminjaman ke Mallorca dan Almería, yakni pada musim 2013/ 15.
Dalam dua musim di dua klub tersebut, ia berhasil mendapat tempat reguler di tim dengan tampil sebanyak 68 laga dan menyumbangkan sembilan gol. Catatan statistik mengesankan itu membuat pelatih kepala Atletico, Simeone tak ragu untuk menariknya ke tim utama, seiring dengan revolusi peremajaan yang dilakukan sang entrenador di skuadnya.
Laga pembuka Thomas Partey dimulai dalam kemenangan menghadapi Espanyol di ajang La Liga Spanyol. Sejak saat itu dirinya hanya pernah absen sekali di La Liga dan rutin diberi kesempatan menetas selama 90 menit di ajang Copa del Rey.
Baca juga: Martin Odegaard, Playmaker Hebat Arsenal Buangan Real Madrid
Moncer Bersama Atletico Madrid
Simeone sendiri punya alasan lebih, mengapa dirinya mulai rutin menurunkan Thomas Partey. Menurut pelatih asal Argentina tersebut, Partey memiliki talenta luar biasa, caranya mengatur pertahanan dan sikap pendewasaan yang begitu matang membuat ia pun berharap banyak darinya..
Menuai sanjungan dari sang pelatih, tak lantas membuat Thomas jemawa. Ia menegaskan jika dirinya masih banyak belajar untuk bisa berkembang lebih jauh dan akan meraihnya dengan terus bekerja keras.
Tugas Partey di Atlético Madrid, diplot sebagai gelandang jangkar menggantikan peran Gabi dan Rodri kala itu sudah tak bersama Los Colchoneros. Dan terbukti, perannya tersebut cukup moncer. Partey dapat membuktikan kapasitasnya sebagai gelandang yang bagus, baik untuk membantu serangan, maupun pertahanan.
Baca juga: Fakta Eddie Nketiah, Striker Muda Arsenal yang Minim Kesempatan
Diboyong Arsenal ke Emirates Stadium
Sebagai seorang gelandang jangkar, Partey memiliki daya jelajah lapangan sangat luas. Ia punya kemampuan untuk mengawal di banyak area. Dari kotak penalti ke kotak penalti, atau dari sayap ke sayap mampu diperankan apik olehnya. Dibekali tinggi 185 sentimeter, ia juga merupakan pemain yang unggul dalam berduel bola udara. Mencatatkan 188 penampilan dengan kalkulasi 16 gol dan 12 assist adalah buktinya, sebelum akhirnya namanya diminati klub Liga Primer Inggris, Arsenal .
Saga transfer Thomas Partey menuju Emirates Stadium akhirnya resmi pada 5 Oktober 2020 lalu. Peresmian ini juga sekaligus mengakhiri perburuan The Gunners yang belakangan memang tengah mengejar sang pemain.
Musim lalu, Atlético Madrid dan Arsenal memang masih belum sepakat mengenai harga yang diberikan Los Colchoneros. Namun, pada akhirnya, Arsenal menyerah dan sepakat menebus klausul 50 juta Euro.
Baca juga: Profil dan Fakta Alexandre Lacazette, Penyerang Haus Gol Milik Arsenal
Pecinta Indomie
Tak banyak yang tahu jika sang pemain ternyata memiliki kecintaan pada mie instan asal Indonesia, Indomie. Hal itu diketahui dalam sesi wawancara bersama Stadium Astro. Dalam kesempatan itu Thomas Partey ditanya banyak hal seputar kehidupan di lapangan dan di luar lapangan. Yang menarik adalah soal makanan, Partey ternyata sangat menyukai produk Indomie.
Partey sempat menyangka Indomie berasal dari Malaysia. Dia mengaku sampai menghabiskan banyak uang untuk membeli Indomie. Gelandang Arsenal asal Ghana, Thomas Partey mengaku sangat menyukai rasa Indomie. Partey bahkan membuka kans untuk menjadi duta mie Indonesia.
Baca juga: Timo Werner, Striker Chelsea yang Punya Julukan “Turbo Timo”
