Sleman, HarianBernas.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Yogyakarta memperingatkan adanya potensi angin kencang dalam seminggu ke depan di sejumlah kawasan DIY, Kamis (12/1).
“Dari sisi meteorologis, wilayah DIY satu minggu ke depan masih ada potensi hujan tingkat sedang sampai lebat, disertai petir dan angin kencang,” jelas I Nyoman Sukanta, Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 BMKG Yogyakarta.
Dari pengamatan BMKG terpantau, yaitu:
Pertama, dari pengamatan kondisi dinamika atmosfer laut dan pengamatan citra satelit menunjukkan kondisi angin di lapisan 850 mb, yang menunjukkan adanya angin barat dan petemuan angin di atas Pulau Jawa.
Kedua, masih ada belokan angin di barat daya DIY. Belokan angin ke kanan ini yang menimbulkan angin kencang.
Ketiga, kondisi kelembadan udara di atas wilayah Jawa cukup lembab di atas 80 persen.
Keempat, suhu permukaan laut masih di atas rata-rata, lebih hangat sehingga penguapan lebih banyak. Penguapan yang tinggi ini mendorong timbulnya hujan deras.
Menurut Nyoman, kondisi itu terjadi karena karena dari bulan Januari hingga Februari merupakan datangnya angin Muson Asia ke Indonesia. Ia mengatakan prediksi curah hujan dari 11 hingga 17 Januari dengan kategori tinggi hingga 150 hingga 300 mm per minggu berpotensi terjadi. BMKG meminta pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dan menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi.
