Yogyakarta,HarianBernas.com – Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akui bahwa sampai saat ini, jumlah tenaga penyuluh pertanian masih minim, Minggu (8/1).
“Jumlah tenaga penyuluh untuk petani di DIY jauh dari ideal,”jelas Barudin, Kepala Bidang Koordinasi Penyuluhan, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) DIY.
Menurut Barudin, dari 438 desa di lima kabupaten/kota, sampai saat ini Yogyakarta baru memiliki 269 tenaga penyuluh pertanian. “Idealnya satu desa satu penyuluh,” ucap tegasnya.
Penyuluh pertanian memiliki tugas strategis, yaitu mengubah perilaku petani dari tidak tahu teknologi pertanian menjadi tahu sehingga diperlukan regenerasi.
Dengan minimnya tenaga penyuluh pertanian, belum bisa optimal untuk memperkuat ketahanan pangan.
