Yogyakarta, HarianBernas.com-Perempuan muda berusia 23 tahun asal Belanda, Denise Pronk, tewas tertabrak kereta di Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, Kamis (20/10).
“Dari berbagai keterangan, warga Belanda tersebut terindikasi melakukan bunuh diri dengan meloncat ke rel,” jelas Eko Budiyanto, Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta.
Turis asal Belanda ini terindikasi melakukan bunuh diri. Peristiwa ini sama sekali bukan dari kelalaian petugas di Stasiun Lempuyangan. Ketika itu, petugas selalu mengingatkan penumpang agar tidak berada di area yang rawan/ berbahaya.
Eko menyebut peringatan itu diumumkan dengan pengeras suara apalagi ada petugas yang melakukan patroli keliling di sepanjang emplasemen stasiun. “Penumpang diingatkan agar berada di belakang garis kuning saat ada kereta yang melintas,” terangnya.
Agar kejadian ini tak terulang, para penumpang di stasiun wajib mengikuti petunjuk dari petugas demi keselamatan dan kelancaran kereta api.
Turis perempuan asal Belanda ini diketahui akan melakukan perjalanan dengan kereta Sri Tanjung tujuan Yogyakarta-Banyuwangi dengan teman laki-lakinya. Namun, belum sempat naik ke kereta Sri Tanjung, perempuan itu meloncat ke arah kereta Joglokerto yang melintas dari arah timur.
