Yogyakarta, HarianBernas.com- Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Dinkimpraswil) Kota Yogyakarta anggarkan sekitar Rp900 juta untuk toilet portabel baru menggantikan toilet portabel yang usang, Kamis (6/10).
“Kami akan beli toilet portabel terangkai dengan mobil penariknya. Tidak seperti toilet portabel lama yang butuh mobil derek,” jelas Hendra Sutopo, Kepala Seksi Air Limbah Dinkimpraswil Kota Yogyakarta.
Pengadaan toilet portabel dilakukan melalui e-katalog dan terealisasi pada akhir November. Toilet portabel baru memiliki tujuh ruangan toilet dengan tangki penampung air dan penyedot. Tak seperti toilet portabel lama harus diisi air secara manual. Toilet portabel baru ini menggantikan tiga toilet portabel lama yang dibeli pada tahun 1993.
Hendra menyebut, kondisi tiga toilet portabel yang kini dimiliki sudah memprihatinkan karena banyak bagian yang berlubang, cat mengelupas dan berkarat sehingga membutuhkan biaya perawatan yang tinggi.
Tiga toilet portabel lama sudah tidak layak untuk kegiatan skala nasional dan internasional. Toilet portabel yang baru ini tidak hanya digunakan untuk kegiatan di Kota Yogyakarta saja, tetapi bisa digunakan hingga luar kota dengan proses perizinan yang berbeda melalui Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah, sedangkan pemakaian luar kota harus atas izin wali kota.
