Yogyakarta, HarianBernas.com- Puncak perayaan hari ulang tahun ke-260 Kota Yogyakarta dimeriahkan dengan pawai budaya bertema Wayang Jogja Night Carnival yang diikuti 14 kelompok perwakilan dari setiap kecamatan di Kota Yogyakarta, Jumat (7/10).
Pawai budaya memiliki rute dengan mengambil start dari Jembatan Gondolayu di Jalan Sudirman menuju Tugu, lalu berbelok di Jalan Margo Utomo dan berakhir finis di samping gedung PLN. Belasan tokoh wayang yang tampil dalam beragam gaya dan atraksi. Kecamatan Mergangsan menampilkan tokoh Anoman dalam bentuk yang cukup besar. Didukung puluhan warga berkostum warna-warni untuk mendukung.
Kecamatan Kotagede menampilkan cuplikan cerita tokoh wayang Gatotkaca. Untuk mendukung atraksi, tokoh Gatotkaca didesain menjadi patung besar dengan nyala lampu di dadanya.
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti menyebut pawai budaya bertema “Wayang Jogja Night Carnival” ini adalah pesta masyarakat Yogyakarta.
Pesta rakyat juga menjadi tanda bahwa kehidupan masyarakat di Kota Yogyakarta semakin baik. “Perayaan ulang tahun harus menjadi introspeksi tentang apa yang sudah diberikan ke Kota Yogyakarta,”imbuhnya.
Tema wayang diambil karena bernilai filosofis, yaitu merepresentasikan narasi kehidupan untuk kehidupan yang selaras dan kemakmuran bersama.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X pun mengapreasiasi pawai “Wayang Jogja Night Carnival” ini karena adanya interaksi budaya tradisional dengan media modern. “Harapannya, kegiatan ini menjadi hiburan yang spektakuler dan mengukuhkan Yogyakarta sebagai Kota berbudaya yang penuh toleransi,” tuturnya.
