HarianBernas.com – Peru merupakan nama dari suatu negara yang terletak di pantai barat Amerika Selatan. Tahukah Anda kalau beberapa tahun yang lalu, negara yang beribukota di Lima ini pernah dipimpin oleh orang keturunan Jepang? Orang itu adalah Alberto Fujimori yang menjabat sebagai presiden Peru pada tahun 1990 hingga 2000.
Fujimori merupakan anak dari keluarga imigran Jepang yang menetap di Lima. Sempat mengenyam pendidikan tinggi di Perancis dan AS, Fujimori dipercaya menjadi rektor suatu universitas di Lima pada tahun 1984. Memasuki tahun 1989, Fujimori mulai menjajal panggung politik tertinggi Peru dengan memanfaatkan isu krisis ekonomi dan pemberontakan kelompok komunis setempat.
Tahun 1990, Fujimori berhasil memenangkan pemilu presiden dan langsung mengambil sejumlah kebijakan kontroversial namun efektif. Harga bahan bakar minyak dinaikkan hingga ribuan persen. Dana pinjaman dan investor asing mengalir ke dalam Peru. Tahun 1992, Fujimori yang didukung oleh militer Peru bahkan nekat membubarkan parlemen. Peru di bawah Fujimori juga berhasil meringkus pendiri sekaligus pemimpin tertinggi kelompok pemberontak Shining Path.
Fujimori kembali terpilih sebagai presiden pada tahun 1995. Di masa inilah, dia memperketat kontrolnya atas media dan institusi negara. Tahun 2000, Fujimori kembali terpilih sebagai presiden setelah para kandidat rivalnya mengundurkan diri akibat isu manipulasi pemilu. Namun semakin menghebatnya tuduhan politik uang yang menerpa dirinya membuat Fujimori meletakkan jabatannya di tahun yang sama.
Sejak tahun 2007, Fujimori harus mendekam di penjara atas tuduhan kejahatan kemanusiaan dan penyogokan semasa dia masih menjadi presiden. Fujimori memiliki beberapa orang anak di mana salah satu putrinya yang bernama Keiko Fujimori nyaris terpilih sebagai presiden Peru pada pemilu di bulan Juni 2016 lalu.
