Kulon Progo, HarianBernas.com – Kelompok Konservasi Penyu Abadi Pantai Trisik, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, harapkan bantuan sarana dan prasarana untuk mendukung konservasi penyu, Rabu (21/9).
Abadi Jaka Samudra, Ketua Kelompok Konservasi Penyu menyebut kelompok konservasi memerlukan bantuan alat penjaga kestabilan kadar garam agar tukik dapat hidup lebih lama.
“Bantuan-bantuan tersebut akan mendukung konservasi. Saat ini, penyu sudah semakin langka,” tegas Jaka Samudra.
Bantuan dari Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan (DKPP) Kulon Progo diakui masih minim. Dari segi materi, membantu 10 persen dari total kebutuhan. “Bantuan bukan hanya materi. Alat-alat proses penangkaran tukik juga masih minim,” keluhnya.
Pantai Trisik menjadi salah satu lokasi favorit berbagai jenis penyu untuk berkembang biak, misal penyu blimbing, penyu hijau, dan berbagai penyu lain.
“Sekarang yang sering menepi hanya penyu hijau karena warga berburu penyu untuk konsumsi atau tempurungnya dijadikan hiasan,” jelasnya.
Sudarna, Kepala DKPP Kulon Progo Sudarna menyatakan siap untuk mendukung aktivitas konservasi. Untuk bantuan, silakan mengajukan proposal bantuan. Pihaknya akan cek kebutuhan bantuan materi, sarana, dan prasarana Kelompok Konservasi Penyu Abadi.
?Kami siap menerjunkan personel yang membidangi,” janjinya.
