Yogyakarta, HarianBernas.com -Digitalisasi buku berdampak pada penurunan pendapatan jenis usaha pernerbitan buku dan distribusi buku cetak dan buku pelajaran di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (6/9).
“Akibat perkembangan digitalisasi yang melanda DIY, pendapatan sektor distribusi menurun tajam,” jelas Tedy Karim, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) DIY.
Penurunan pendapatan mencapai kisaran 40 persen dan berlangsung sejak 2013. Penurunan distribusi buku terjadi karena masyarakat beralih memanfaatkan buku digital melalui gawai atau teknologi informasi karena lebih efisien, cepat, dan murah.
“Hal yang sama juga menurunkan pendapatan penerbit buku,”imbuhnya.
Pihaknya akan terus berupaya mensiasati tantangan teknologi dengan berbagai terobosan baru. “Kami sadar sedang berhadapan dengan teknologi. Karena itu, kami terus mencoba untuk bertahan hidup,”imbuhnya.
