Yogyakarta, HarianBernas.com– Pameran Besar Seni Kriya bertajuk “Undagi” digelar di Jogja Galery pada tanggal 22-28 Agustus 2016. Pameran Besar Seni Kriya diikuti oleh 97 seniman kriya dari 12 provinsi, Senin (22/8).
Pameran Besar Seni Kriya diresmikan Direktur Kesenian Kemdikbud, Endang Caturwati, Senin malam. Pameran seni kriya ini terselenggara atas kerjasama Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Jurusan Kriya Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
“Melalui pameran ini, Kemdikbud ikut mendukung perkembangan seni dan budaya sebagai pendidikan karakter masyarakat Indonesia,” jelas Endang.
Melalui pameran itu, akan terjadi transfer ilmu pengetahuan bidang seni kriya antara seniman dan masyarakat. Kegiatan itu juga akan menjadi media edukasi bagi publik dan pelajar tentang kekayaan seni rupa Indonesia bidang kriya, imbuh Endang.
Dengan pameran itu, harapannya akan muncul seniman-seniman muda dengan ide-ide baru dan lebih inovatif sebagai regenerasi seniman kriya senior. Program ini akan menjadi program unggulan dan akan dilakukan berkesinambungan,jelas Endang.
Timbul Raharjo, kurator Pameran Kriya “Undagi” menyebut “Undagi” dalam perspektif kontemporer bisa diterjemahkan sebagai kemampuan dan keahlian kriyawan untuk mengolah media menjadi karya kriya adiluhung, unik, dan berkarakter.
“Kemampuan ini mencerminkan “undagi” untuk mewujudkan barang yang bernilai guna, bernilai seni, sakral, dan profan,” kata Timbul yang juga dosen Jurusan Seni Kriya ISI itu.
