Bantul, HarianBernas.com-Tumbuh-tumbuhan di kawasan pantai selatan akan diinventarisasi karena adanya rencana penataan kawasan gumuk pasir. Inventarisasi tumbuhan akan dilakukan Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul, Yogyakarta, Minggu (14/8).
“Tidak semua tumbuhan di pantai selatan mengganggu gumuk pasir. Kita inventarisasi dulu tumbuh-tumbuhan di sana,” jelas Pulung Haryadi, Pelaksana Tugas (plt) Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul.
Isi program penataan kawasan gumuk pasir pantai selatan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul dengan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, yaitu dengan menertibkan bangunan ataupun tumbuhan di kawasan pantai selatan.
Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul mengakui adanya tanaman dan tumbuhan liar di kawasan pantai selatan Bantul, meski belum bisa memastikan semua tumbuhan nanti akan dihilangkan saat penataan kawasan konservasi gumuk pasir.
“Tidak semua tumbuhan berakibat tidak baik maka kita perlu tahu tumbuhan yang sebenarnya bermanfaat itu bagaimana, karena untuk pelestarian lingkungan,” jelasnya.
Untuk pelaksanaan inventarisasi, Pulung Haryadi belum bisa menentukan waktu pastinya karena masih terus koordinasi dengan instansi terkait, salah satunya Pemda DIY.
“Kita koordinasikan dulu dengan pemerintah secara keseluruhan, rencananya pekan depan untuk langkah selanjutnya,” imbuhnya.
Selain tumbuh-tumbuhan, kandang-kandang peternakan di kawasan pantai selatan juga akan didata. Jika mengganggu konservasi gumuk pasir dan berada di zona inti, harus ditertibkan.
“Kalau peternakan harus rembug di internal dulu untuk solusi terbaik. Yang jelas, ada komunikasi ke warga,” ucapnya.
