Sleman, HarianBernas.com — Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan HB X berpendapat demokrasi itu bukan tujuan, tetapi alat untuk memperjuangkan kesejahteraan, Senin (16/8).
Bagi Sri Sultan HB X, kemerdekaan dalam konteks kekinian adalah masyarakat dapat menikmati rasa aman dan nyaman secara lebih baik. Selain itu, masyarakat semakin diberikan kebebasan untuk menyampaikan aspirasinya sebagai warga negara dalam koridor demokrasi.
Akan tetapi, demokrasi yang secara sesungguhnya menurut Sultan adalah demokrasi yang bertanggungjawab sebagai alat untuk memperjuangkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.
“Diharapkan masyarakat memiliki kebebasan yang bertanggungjawab menyampaikan harapan-harapan demi kesejahteraan. Pendapat saya demokrasi itu bukan tujuan, tetapi alat untuk memperjuangkan kesejahteraan,” jelas Sultan setelah membuka pameran alutsista TNI bernama “Independence Day Military Expo 2016” di Yogyakarta.
Sementara itu, Sri Sultan HB X menyebut momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat meningkatkan pemahaman masyarakat untuk semakin memaknai demokrasi secara proporsional.
Silakan berdemokrasi, tetapi begitu bicara soal nasionalisme kebangsaan, demokrasi itu harus berhenti. Karena kalau tidak, provinsi akan merdeka sendiri-sendiri dengan alasan demokratisasi, tegas Sultan.
Sementara itu, bagi pemerintah, momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI diharapkan dapat menjadi pelecut untuk menyempurnakan pembangunan bangsa.
Pemerintah diharapkan mau mendengar aspirasi dan menyelesaikan persoalan bangsa, imbuh Sultan.
