Bernas.id – Saham MNCN dibuka dengan harga Rp940/saham pada hari Jumat (7/5/2021). Dalam satu minggu terakhir, saham MCN masih merosot 45 poin yang sebelumnya sempat menyentuh level harga Rp985. Tidak hanya itu, saham PT Media Nusantara Citra Tbk ini juga mencatat tren harga saham yang menurun dalam 5 tahun terakhir.
Baca juga: 3 Cara Membeli Saham Bagi Pemula dengan Mudah
Meskipun demikian, Bina Artha Sekuritas merekomendasikan MNCN para investor memilih saham emiten media ini. Hal tersebut merujuk pada pengujian garis MA 20. Pengujian ini mengindikasikan terjadi peluang bagi MNCN menguat minimal naik ke level resistance pertama lebih terbuka lebar.
Analisis tersebut dilakukan oleh Bina Artha pada 4 Mei 2021 kemarin. Pergerakan harga MNCN antara level Rp950-Rp960. Sekuritas ini menargetkan bahwa potensi level harga mulai hijau mulai level Rp980, Rp1.060, Rp1.390, hingga Rp1.620 yang naik secara bertahap.
Namun, prediksi tersebut tidak menunjukkan sebagaiman yang diperkirakan. Saham MNCN hari ini masih mencatat tren harga menurun di level Rp940.
Baca juga: IHSG Kembali Melemah Hari Ini, BBRI dan BBCA Tetap Jadi Incaran Investor Asing.
Analisis Fundamental Saham MNCN
Dilansir dari lembarsaham.com, Aset MNCN secara konsisten mengalami peningkatan yoy hingga pada tahun 2019 berhasil menaikkan nilai sebesar 9,16% dengan nilai Rp17,84 triliun. Tahun sebelumnya, MNCN juga mampu meningkatkan nilai asetnya sebesar 8,52% dengan total nilai aset Rp16,34 triliun.
Sedangkan nilai hutang MNCN sempat mengalami kenaikan sebesar 8,39% tahun 2018. Namun, nilai hutang PT Media Nusantara Citra dapat ditekan sebesar 6,78%. Hutang tersebut mengalami penurunan Rp390 milyar yoy.
Sementara itu, aset lancar MNCN juga naik sebesar 4,08% yang disertai dengan penurunan hutang lancar sebesar 0,99% tahun 2019. Tercatat aset emiten tersebut senilai Rp7,64 triliun dan hutang lancar senilai Rp2,14 triliun.
Baca juga: 6 Langkah Belajar Investasi dan Trading Saham dari Nol
Nilai Saham dan Laba MNCN Meningkat
Berdasarkan informasi dari cnbcindonesia.com, MNCN berhasil menghasilkan laba bersih sebesar Rp2,35 triliun tahun 2019 atau meningkat 46,52% yoy. Peningkatan laba bersih ini juga meningkatkan labar per lembar saham Rp106,69 tahun 2018 menjadi Rp156,32 tahun 2019 atau naik sebesar 46,42%.
Laba yang ditahan oleh MNCN pun bertambah menjadi Rp576,03/saham yang sebelumnya Rp486,25 atau naik sebesar 18,46%. Di samping itu, dividen per lembar saham pun meningkat sebesar 2,34% yang mana sebelumnya sempat menurun sebesar 64,66 yoy.
Namun, rasio dividen MNCN masih mengalami penurunan 30,15% yoy. Tahun sebelumnya, rasio dividennya pun masih mencatat penurunan sebesar 65,5% yoy.
Baca juga: Saham ANTM Aneka Tambang Layak untuk Dibeli (Buy) di 2021, Ini Analisisnya!
MNCN Berlomba Menjadi Penyelanggara Multipleksing
Menilik dari cnbcindonesia.com, MSNC bersama 8 perusahaan media penyiaran yang tercatat di BEI sedang berlomba-lomba untuk memilki status penyelenggara multipleksing (mux) untuk menyiarkan tayangan televisi digital terestrial. Penyiaran tersebut akan diselenggarakan di 22 provinsi.
Dalam keterangan resmi dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan bahwa ada 3 emiten beserta anak usahanya yang mengikuti Seleksi Lembaga Penyiaran Swasta agar menyandang status menjadi penyelenggara multipleksing siaran televisi digital terestrial 2021.
Ketiga dan anak usahannya adalah PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) milik Grup MNC dengan anak usahanya PT Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) milik Grup Bakrie dengan anak usahanya PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV) dan PT Lativi Media Karya (TV One), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) milik Grup Emtek dengan anak usahanya PT Surya Citra Televisi (SCTV) dan PT Indosiar Visual Mandiri (Indosiar).
Ketiga emiten yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia tersebut lolos 8 April 2021 berdasarkan Berita Acara Hasil Evaluasi Administrasi Dokumen Permohonan Seleksi Penyelenggara Multipleksing Siaran Televisi Digital Terestrial Nomor: 11 /BA/Tim-SeleksiMUX/KOMINFO/04/2021.
Baca juga: Investasi Menguntungkan – Tanah Kavling Siap Terima SHM Cuma 60 Jutaan.
MNCN Borong Saham MSIN
Untuk meningkatkan nilai investasi dan kepemilikan di PT MNC Studios International Tbk (MSIN) melalui MNCN senilai 860,76 juta lembar saham atau sebesar 1,16% dari saham yang beredar sebagaimana yang diberitakan oleh cnbcindonesia.com.
MNCN menggelontorkan dana sebesar Rp163 miliar pada tanggal 5 Februari 2021 lalu. Saat itu harga saham MSIN berada pada level Rp158 per lembar saham sesuai penyataan Cahyarina A.Asri, Corporate Secretary MNCN.
Baca juga: Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai DP 10 Persen Angsuran 2 Jutaan
