Gunung Kidul, HarianBernas.com — Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko membantu Desa Pacarejo dan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul dengan memberikan Sistem Pompa Air Tanpa Motor atau PATM untuk meningkatkan hasil pertanian, Senin (8/8).
“Meski masa sulit, mereka membantu para taruna dengan menyediakan makanan dan air putih,” jelas Moeldoko mengingat masa lalu.
Bantuan ini diberikan untuk meringankan warga Gunung Kidul karena saat itu menjadi Taruna Akmil dulu, ditolong oleh masyarakat. Selain itu, bantuan ini dapat mengubah sistem tanam yang hanya mengandalkan air hujan sehingga petani hanya mampu panen satu tahun sekali.
Sistem Pompa Air Tanpa Motor atau PATM ini memakai sistem sederhana, yaitu memanfaatkan tekanan aliran air. PTAM ini mampu mengangkat air dari ketinggian 134 meter ke atas sampai ke permukaan tanah.
“Kelebihan sistem ini sangat efisien karena tidak menggunakan mesin, murni kekuatan arus yang dimanfaatkan,” jelasnya.
Mantan Panglima TNI ini menyebut PATM ini bisa mencukupi ketersediaan air di dua desa, yakni Desa Pacarejo dan Desa Semanu atau kurang lebih 400 hektare area persawahan.
“Nantinya pengelolaan diserahkan warga. Ada satu orang yang ditinggal,” imbuhnya.
Selain PTAM, Moledoko juga akan membantu penelitian tentang tanah karena tanah di sana tidak bisa menampung nutrisi, yaitu mendatangkan ahli nuklir. Selain itu, juga akan membantu tanaman seperti padi dan jagung.
Tohiran, salah satu petugas operator, menuturkan bantuan PTAM ini pasti bisa meningkatkan produktifitas pertanian di sana apalagi tahun lalu, terjadi gagal panen karena kekurangan air.
“Saat ini, menyasar 50 hektare dari total rencana 200 hektare,” jelasnya.
Tohiran menjelaskan bahwa total ada 21 pompa air yang akan didisalurkan di Desa Semanu dan Pacarejo.
