PALU, HarianBernas.com– Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali sebagai juara umum lomba “Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Masyarakat” Tingkat Nasional di Palu, Sulawesi Tengah dari 23-27 Mei 2016, Jumat (27/5)
“Saya berharap prestasi itu dapat dipertahankan. Bagi yang belum berhasil tidak merasa kecewa, tetapi berusaha keras sampai bisa mencapai prestasi terbaik,” pesan Anies Baswedan, Menteri Pendidikan.
Atas prestasi itu, DIY mendapatkan piala berbahan kayu hitam (ebony), jenis kayu mahal di dunia yang hanya ada di Pulau Sulawesi apalagi kayu hitam di Sulteng berjenis ebony terbaik di dunia.
DIY mengukir prestasi di beberapa jenis lomba apresiasi yang dipertandingkan dan diperlombakan pada ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) PAUD dan Dikmas. Lomba ini diikuti 34 provinsi se-Indonesia.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Anies Bawesdan juga berharap semua yang berprestasi di event nasional bidang pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini tidak merasa puas atas keberhasilan yang dicapainya. Keberhasilan ini ditujukan untuk bagi bangsa dan negara yang sama kita cintai yakni Indonesia, bukan hanya untuk diri sendiri dan keluarga.
Pemerintah patut memberikan apresiasi bagi para tenaga pendidik, baik formal maupun nonformal, seperti para pegiat pendidikan yang selama ini mengabdi demi mencerdaskan anak bangsa dari usia dini (PAUD) dan juga kelompok belajar masyarakat lainnya.
Lomba apresiasi GTK PAUD dan Dikmas yang diselengarakan setiap tahunnya adalah bukti perhatian pemerintah kepada dunia pendidikan nasional. Sesuai keputusan dewan juri dan panitia lokal dan nasional, Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Tingkat Nasionalpada 2017 akan berlangsung di Provinsi Bengkulu.
