JAKARTA, HarianBernas.com – Sejumlah sopir taksi yang biasanya beroperasi di Bandara Cengkareng pada hari ini, Senin 15 Maret 2016 melaksanakan mogok massal. Aksi mogok tersebut disebabkan oleh pihak pemerintah yang hingga kini masih mengijinkan taksi yang menggunakan aplikasi online untuk tetap beroperasi. Apalagi, menurut sopir taksi yang mogok tersebut, sopir taksi online mendapatkan hak istimewa dari pemerintah.
Para sopir tersebut melaksanakan konvoi sebagai ungkapan kekecewaan terhadap pemerintah. Mereka merasa sangat dirugikan secara material dengan adanya layanan taksi online tersebut.
” Demo ini kami lakukan agar pemerintah melarang taksi online beroperasi. Jika mereka (taksi online-red)tetap diizinkan beroperasi kami tidak mau bayar pajak seperti mereka.” Kata Teddy salah seorang sopir taksi yang ikut berunjuk rasa.
Menurut Teddy sejak taksi online itu merebak, pendapatannya turun drastis hingga 70%. Bahkan Terkadang ia harus pulang dengan tangan hampa karena penghasilannya dipotong uang setoran dan lainnya.
