JAKARTA, HarianBernas.com – Forum para industri dan pameran teknologi informasi Information and Communication Technology (ICT) Summit 2016 yang akan digelar di Jakarta rencananya diikuti oleh sepuluh negara.
“Dengan diadakannya Indonesia ICT Summit 2016 akan menjadi ajang bagi para stakeholder dan professional untuk dapat menyatukan ragam kebutuhan dan kompetensi dalam menunjang pertumbuhan industri,” kata Kristiono , selaku Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) di Jakarta, pada Selasa (26/1).
Tiongkok, Malaysia, India, Taiwan, Singapura, Thailand, Amerika Serikat, Brunei Darussalam, Jerman dan Inggris, merupakan kesepuluh negara yang akan mengikuti gelaran ini.
Gelaran ini merupakan ajang yang mempertemukan pelaku industri bidang ICT. Tidak hanya itu, para pelaku akan membahas persoalan dengan topik e-commerce, konvergesi teknologi, keamanan jaringan, smart nation, internet of things, konektivitas broadband, dan big data.
Pameran multimedia digital dan teknologi entairtenment bernama Broadcast Indonesia 2016, dan pameran komunikasi dan teknologi informasi bernama Communic Indonesia 2016, akan diadakan dalam gelaran ini.
Sebanyak 450 ekshibitor akan bergabung dengan gelaran ini. Akan ada inovator utama dan merk global dalam bidang IT.
Dalam pembangunan industri ICT dan ekonomi digital, Indonesia sudah menjadi daya tarik oleh domestik maupun global.
Kedua pameran ini merupakan gerbang potensial bagi Indonesia dalam transformasi digital.
“Dengan jumlah populasi sekitar 250 juta ditambah pembangunan yang agresif dalam lingkup komunikasi, teknologi, dan informasi, terdapat pengadopsian di solusi digital bagi para konsumen dan pelaku bisnis,” kata Ben Wong, Presiden Direktur PT Pamerindo Indonesia, selaku penyelenggara.
Solusi akan ditayangkan saat pameran, dan berkaitan dengan broadband, satelit komunikasi, solusi mobilitas dan perusahaan, teknologi infrastruktur, cloud, dan big data.
Gelaran ini akan diadakan pada 31 Agustus 2016 hingga 3 September 2016, di Jakarta International Expo.
