SLEMAN, BERNAS.ID – Bupati Sleman, Sri Purnomo mengimbau kepada para pasangan calon bupati dan wakil bupati Sleman untuk menjaga situasi kondusif setelah pencoblosan. Sri mengingatkan saat ini masih berada dalam pandemi Covid-19.
“Saya mengimbau kepada peserta, marilah kita sikapi secara arif bijaksana karena ini masih dalam masa pandemi,” katanya.
Sri mengatakan siapapun yang menang, jangan sampai terjadi semacam hura-hura, senang berlebihan, dan konvoi. “Saya mengimbau untuk paslon pemenang nanti, jangan sampai ada konvoi atau show of force agar tidak terjadi kerumunan,” ucapnya.
“Yang menang segera bersikap merangkul paslon lain. Yang belum berhasil, bisa legowo, nanti bisa berpartisipasi menyampaikan program-programnya di dewan,” tutupnya.
Terpisah, dalam keterangan persnya, Totok Hedi, Ketua Tim Pemenangan Kustini- Danang menyatakan dalam hitung cepat, paslon no 3 mengungguli dua paslon lainnya dengan perolehan 213.126.
“Hitung cepat, kami mengungguli dua paslon yang lain. Ini kemenangan bagi rakyat Sleman karena jauh lebih mengapresiasi visi dan misi program pasangan calon,” imbuhnya.
Ia juga mengatakan kemenangan ini bukan semata-mata partai pengusung. “Setelah ini, partai politik pengusung akan mengawal seluruh program yang dijanjikan Kustini dan Danang Maharsa selama kampanye,” ujarnya.
Sementara itu, Kustini Sri Purnomo mengucapkan banyak mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang mendukung. “Alhamdulillah di pilihan ini menang. Semua ini berkat kerjasama dari partai pengusung dan semua relawan.Ini kemenangan warga Sleman,” ucapnya.
“Kita akan merangkul semua, intinya kita ke depan, bersama-sama untuk kerja sesarengan bangun Sleman. Saya terima kasih kepada semua warga Sleman,” tuturnya.
Dalam hitung terakhir, (1) pasangan calon nomor satu, Danang Wicaksono Sulistya dan Agus Choliq meraih angka 166.394, (2) pasangan calon nomor dua, Sri Muslimatun- Amin Purnomo meraih angka 171.306, dan (3) pasangan calon nomor tiga, Sri Kustini Purnomo dan Danang Wicaksono memperoleh angka 213.126. (jat)
