YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan The 2nd International Conference Islamic Economics and Business (ICIEB) 2023 di Gedung Prof. R.H.A. Soenardjo, S.H., kampus setempat, mulai tanggal 5-6 Oktober 2023. Konferensi internasional rutin tahunan FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai wujud dan komitmen untuk berkiprah di kancah internasional.
Baca Juga Syawalan Lintas Iman Pupuk Persahabatan Antar Umat Beragama
Dekan FEBI, Dr. Afdawaiza, S.Ag., M.Ag, dalam sambutan pembukaan mengatakan FEBI berkomitmen sebagai institusi pendidikan yang dapat menjembatani gap dalam hal pengetahuan dan praktek, melalui konferensi internasional. Ia pun berharap dengan terselenggaranya The 2nd ICIEB 2023 menjadi salah satu strategi perwujudan cita-cita FEBI UIN Sunan Kalijaga untuk menuju world class university.
Lanjut tambahnya, konferensi internasional kali ini mengusung tema “Islamic Economics Momentum for SDGs in The Digital Era Transformation”.
“Saya berharap FEBI UIN Sunan Kalijaga nantinya dapat berkontribusi dalam pengembangan ide, gagasan, dan solusi mengenai isu-isu terkini yang relevan terhadap akselerasi keilmuan Ekonomi Islam dan SDG di era transformasi digital saat ini. Hal ini juga bisa dilihat dari riset-riset yang dihasilkan dari kegiatan Call for Papers dan diteruskan dalam bentuk proceeding dan publikasi dalam jurnal yang menjadi bukti nyata kontribusi FEBI UIN Sunan Kalijaga dalam pengembangan keilmuan dan peradaban,” terangnya, Jumat (6/10/2023).
Tak lupa, Dr. Afda Waiza menyampaikan terima kasihnya kepada berbagai pihak atas terselenggaranya konferensi internasional ini. Untuk total jumlah peserta mencapai 361 orang yang mengikuti secara langsung konferensi internasional, yang terdiri dari mahasiswa, dosen, civitas akademika UIN Sunan Kalijaga dan co-host.
Baca Juga Perkuat Peran Guru Dalam Ciptakan Lingkungan Pendidikan Toleran
Pada hari pertama, Kamis 5 Oktober 2023 diadakan agenda International Conference, melibatkan 6 narasumber dari luar negeri dan dalam negeri, di antaranya adalah Prof. Dr. Marco Tieman (Chief Executive of The International League of Nations), Prof. Dr.Misnen Ardiansyah (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia), Ahmad Zaky (Deputy for Legal and Compliance of BPKH), Prof. Dr. Syafiq Mahmadah Hanafi (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia), Prof. Dr. Mansor H. Ibrahim (Deputy President Academic INCEIF), Akhmad Akbar Susamto, SE, M.Phil., Ph.D (Gadjah Mada University, Indonesia).
Pada hari kedua, Jumat 6 Oktober 2023, agenda yang diusung adalah presentasi call for paper. Call for paper ini menjadi salah satu wujud FEBI UIN Sunan Kalijga untuk turut berkontribusi dalam mengembangkan isu-isu terkini. Total paper terpilih yang dipresentasikan sejumlah 61 paper dari 23 universitas, baik dalam maupun luar negeri. (jat)
