Bernas.id – Perdagangan e-commerce memegang peranan penting dalam menggerakkan ekonomi di masa dan pasca pandemi. Dengan berbagai kemudahan untuk bisa menjangkau penjual dan pembeli, e-commerce dirasa menjadi solusi yang tepat di saat kegiatan masyarakat dibatasi untuk mencegah penyebaran Covid 19. Untuk itu, Shopee sebagai salah satu penyedia layanan e-commerce, membuka peluang bagi pemilik UMKM agar bisa masuk di perdagangan era e-commerce ini dan meningkatkan revenue bagi bisnisnya.
Hal ini ditegaskan oleh Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja, dalam pertemuan dengan media, Selasa (1 September 2020), dengan tajuk Peran E-Commerce Jaga Roda Ekonomi di Tengah Pandemi, yang juga dihadiri oleh Agus Suparmanto, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, dan Robin Lo, CEO J&T Express. Tiga hal yang telah dilakukan Shopee untuk memfasilitasi pemilik UMKM bisa mengakses e-commerce.
Handhika menyatakan bahwa kerjasama dengan Kementerian Perdagangan sekaligus Kementerian Koperasi dan UKM telah dilaksanakan dan masih akan terus digalakkan oleh Shopee dalam membantu para pemilik UMKM bisa memperbesar pasarnya di pasar online. Beberapa pelatihan telah diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan UMKM mengoperasikan perangkat digital dan mengakses platform e-commerce. Termasuk dengan pendirian Kampus Shopee di berbagai kota.
Tidak hanya itu, Shopee saat ini memiliki tim pengembangan bisnis yang bisa memberikan layanan khusus kepada pemilik UMKM yang ingin mendapatkan pendampingan maupun pelayanan khusus sesuai dengan produk yang dipasarkan. Salah satu inisiasi kolaborasi dengan UMKM yang sudah dilakukan Shopee adalah menjalin kerjasama dengan Pasar Jaya DKI Jakarta. Shopee membantu para pedagang Pasar Jaya untuk bisa mengakses e-commerce. Dengan demikian, pembeli tidak perlu datang secara fisik ke pasar, namun tetap bisa membeli ke pedagang di pasar dan bahkan bisa diantar di rumah.
Fasilitas yang semakin ditingkatkan oleh Shopee yang juga dalam hal pembayaran oleh pembeli tidak harus melalui bank. Shopee memahami bahwa masih banyak masyarakat yang lebih senang menyimpan atau membayar dengan uang tunai. Sehingga Shopee meningkatkan layanan dengan memberikan kemudahan membayar dengan COD. Terbukti mampu meningkatkan jumlah transaksi hingga 2.5 kali lipat. Ada juga fasilitas Shopee Pay, yang juga berada dalam pengawasan badan OJK, sehingga pembeli akan merasa aman dalam bertransaksi.
Dari sisi fasilitas e-commerce yang diberikan, Shopee memperbaiki pelayanan pelanggan 24/7, meningkatkan layanan tim fraud yang mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi selama transaksi online, sekaligus meningkatkan kolaborasi dengan mitra logistik. Sekarang juga ada program Dikelola Shopee, sebuah layanan yang memberikan bantuan kepada UMKM yang tidak memiliki banyak kemampuan untuk melakukan penyimpanan, pengemasan, dan pengiriman.
Dengan demikian, pemilik UMKM tidak perlu ragu untuk bisa masuk era e-commerce dan meraup keuntungan karena bisa mengakses pasar online. Diharapkan, dengan memasuki perdagangan e-commerce, percepatan pemulihan ekonomi bisa terlaksana dan banyak UMKM yang akan bisa bangkit kembali.
