POSO, BERNAS.ID– Kepolisian Sektor (Polsek) Lage menyebutkan hujan deras yang melanda Kabupaten Poso, selain merusak Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Poso dengan Tentena, juga merobohkan satu rumah warga. Akibat lainnya, aktivitas lalu lintas terganggu.
Kapolsek Lage Iptu Faturrahman juga mengatakan longsor di Desa Watuawu, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, mengakibatkan jalan amblas sepanjang sekitar 7 meter dengan kedalaman sekitar 3 meter, sehingga arus lalu lintas tidak bisa dilalui dan menimbulkan kemacetan panjang.
Kendati demikian, Iptu Faturrahman mengatakan saat ini pihaknya tengah mengatur lalu lintas melalui jalur alternatif. Namun, jalur alternatif tersebut hanya bisa dilalui secara bergantian sehingga mengakibatkan antrean kendaraan cukup panjang.
“Penyebab amblasnya jalan ini adalah curah hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan debit air Sungai Poso meningkat. Lokasi ini memang merupakan patahan sungai atau Kuala Poso yang sudah beberapa kali mengalami longsor,” ungkapnya.
Selain memutus akses jalan, longsor tersebut juga mengakibatkan satu rumah warga hancur. Jalan tersebut tergerus luapan Sungai Poso akibat hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut.
Kapolsek mengimbau kepada warga dan pengguna jalan agar berhati-hati dan menaati arahan petugas di lapangan.
“Kami mohon kepada masyarakat agar bersabar dan tetap waspada apabila melewati jalur alternatif. Hindari bepergian apabila tidak mendesak, apalagi saat cuaca buruk seperti ini,” imbuhnya.
Hingga saat ini, kata Kapolsek, upaya perbaikan jalan dan penanganan dampak longsor masih terus dilakukan oleh pihak terkait. “Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terkini dari pihak berwenang,” pesannya. (*Mat)
