JAKARTA, BERNAS.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama sejumlah kepala daerah dari PDI Perjuangan, memulai kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada Senin (24/2/2024). Retret ini merupakan bagian dari pembekalan bagi kepala daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
“Rekan-rekan sekalian, saya Gubernur Jakarta bersama dengan Pak Wali Kota Jogja dan juga ada 17 lainnya yang bersama-sama dengan kami hari ini memulai ikut retret,” kata Pramono di Akmil Magelang.
Pramono menegaskan bahwa tidak perlu menjelaskan kepada publik alasan dirinya dan sejumlah kepala daerah dari PDIP yang baru mengikuti retret atas instruksi Presiden Prabowo Subianto. Namun, ia memastikan tetap berkomunikasi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dan DPP PDI Perjuangan.
Baca Juga : Pramono Anung dan Rano Karno Resmi Dilantik, DPRD DKI Harapkan Perubahan Signifikan
“Apa yang kemudian menjadi keputusan bersama tentunya dengan berbagai pertimbangan, dengan mempertimbangkan sesungguh-sungguhnya apa yang menjadi arahan Ibu Ketua Umum untuk melakukan penundaan,” terangnya.
Sekretaris Kabinet Jokowi ini juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang telah menggelar kegiatan retret untuk kepala daerah pemenang Pilkada Serentak 2024.
“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas kesabaran semuanya, terutama kepada Bapak Menteri Dalam Negeri dan Wakil Menteri, dan semuanya yang setelah 4 hari lebih ini gelar retret, kita baru mengikuti retret ini,” jelasnya.
Selama keikutsertaan Pramono dalam retret, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, akan memimpin Jakarta. Pramono telah menitipkan tugas-tugasnya kepada Rano Karno untuk bekerja membangun ibu kota.
Baca Juga : Megawati Tarik Kader Dari Retreat Kepala Daerah Tunjukan Sikap Oposisi Keras PDIP
“Selama saya pergi (retret), Bang Doel (sapaan Rano Karno) akan di Jakarta, dan tentunya saya akan berkomunikasi dengan Bang Doel,” kata Pramono di kediamannya di Jakarta Selatan, Kamis sebelumnya.
Ia juga telah menginstruksikan Rano Karno untuk memerintahkan pasukan oranye, pasukan hijau, dan pasukan kuning bekerja membenahi Jakarta.
“Karena bagaimanapun itulah yang diharapkan oleh masyarakat, terutama saya pribadi oleh rakyat Jakarta. Jadi itu yang ingin kami sampaikan, saya titip salam buat Bang Doel,” tutupnya.
Retret kepala daerah ini berlangsung hingga 28 Februari 2025 dan diikuti oleh 961 kepala daerah, terdiri dari 33 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati dan wakil bupati, serta 85 wali kota dan wakil wali kota. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan visi antara kepala daerah terpilih dengan kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengeluarkan instruksi kepada seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk menunda keikutsertaan dalam retret tersebut. Namun, setelah berkomunikasi lebih lanjut, beberapa kepala daerah dari PDI Perjuangan, termasuk Pramono Anung, memutuskan untuk bergabung dalam retret di Akmil Magelang.
“Mas Pram (Pramono Anung) sudah berkomunikasi dengan pemerintah maupun penyelenggara yang ada di Magelang,” kata Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, di Magelang, Sabtu sebelumnya. “Pada prinsipnya, semua kita ini siap untuk melakukan retret dan bahkan kita berada di Magelang dan kita siap sewaktu-waktu,” tambahnya.
Dengan demikian, selama Pramono Anung mengikuti retret di Magelang, Rano Karno akan memimpin Jakarta dan memastikan roda pemerintahan serta pelayanan publik berjalan dengan baik. (DID)
